Bandung Raya Siaga Satu Covid-19 Berdasarkan Kajian Zonasi

CNN Indonesia | Selasa, 15/06/2021 20:42 WIB
Ridwan Kamil menyatakan wilayah Bandung Raya meliputi Kota Bandung, Cimahi, Kabupaten Bandung Barat, dan Kabupaten Bandung berstatus siaga satu Covid-19. Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. (CNN Indonesia/Bisma Septalisma)
Bandung, CNN Indonesia --

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyatakan mulai hari ini wilayah Bandung Raya meliputi Kota Bandung, Cimahi, Kabupaten Bandung Barat, dan Kabupaten Bandung berstatus siaga satu Covid-19. Dia menjelaskan daerah yang disiagasatukan itu berdasarkan kajian zonasi kota/kabupaten.

Artinya, apabila ada daerah lain, misalnya pemerintah Garut dipersilakan meninjau karena dalam catatan Pemprov Jabar kasus Covid-19 yang tinggi, tidak seluruh Jabar.

"Jadi yang disiagasatukan berdasarkan kajian zonasi per kota/kabupaten. Artinya pemerintah Garut silakan me-review. Tidak seluruhnya, jadi dia bisa melakukan pengetatan di zona-zona merah di Garut tapi tidak semua sesuai zonasi berbasis kecamatan atau kelurahan," katanya di Makodam III/Siliwangi, Kota Bandung, Selasa (15/6).


Status siaga satu Covid-19 Bandung raya ini berdasarkan tingkat keterisian rumah sakit atau Bed Occupancy Rate (BOR) pasien yang menyentuh angka 84,19 persen. Angka ini melebihi ketetapan WHO dan nasional yakni maksimal 60-70 persen. Selain itu dua wilayah Bandung raya yaitu Kabupaten Bandung dan Bandung Barat saat ini berada di zona merah level kewaspadaan.

"Khusus untuk Bandung raya, karena kombinasi dari rumah sakit dan zona merahnya berbasis kota kabupaten maka satu wilayah harus dalam keterkendalian," ujarnya.

Emil mengatakan pelaksanaan pembelajaran tatap muka di sekolah yang berada di wilayah zona merah Covid-19 ditunda dulu demi menghindari penyebaran virus corona di lingkungan sekolah.

"Sekolah tatap muka kita tunda dulu khususnya yang zona merah pasti itu mah tidak boleh," ucapnya.

Selain pembelajaran tatap muka, Emil juga mengimbau agar warga yang tinggal di wilayah zona merah untuk menjalani ibadah secara daring.

"Semua yang zona merah mengikuti instruksi membatasi kegiatan termasuk kegiatan ibadah karena kalau sudah siaga satu masuk zona merah, saya kira masyarakat harus paham beribadah dimaksimalkan di rumah sampai situasi tidak lagi zona merah," ujarnya.

Di sisi lain, BOR rumah sakit di wilayah Purwakarta-Subang-Karawang (Purwasuka) juga mengalami kenaikan. Meski dari segi kasus tidak setinggi di Bandung raya.

"Kemudian kami akan mengecek ke Purwasuka karena dari catatan kasus aktifnya tidak terlalu banyak tetapi keterisian rumah sakitnya lebih parah dari bandung raya yaitu 84,7 persen," kata Emil.

(hyg/pmg)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK