Vaksinasi Umum Dibuka di Tanjung Priok, Dibatasi 100 Per Hari

CNN Indonesia | Kamis, 17/06/2021 23:23 WIB
Pemerintah membuka vaksinasi bagi warga umum di Tanjung Priok, namun dibatasi 100 orang per hari. Syaratnya hanya perlu membawa KTP. Pemerintah membuka vaksinasi bagi warga umum di Tanjung Priok. (Foto: CNN Indonesia/Andry Novelino)
Jakarta, CNN Indonesia --

Pemerintah membuka layanan vaksinasi covid-19 di Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Tanjung Priok, Jakarta Utara, dibatasi bagi 100 orang per hari.

Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Siti Nadia Tarmizi mengatakan, layanan vaksinasi tersebut dibuka untuk umum dengan usia di atas 18 tahun.

"Sudah buka vaksinasi di atas usia 18 tahun di KKP Tanjung Priok," ucap Nadia kepada CNNIndonesia.com melalui pesan singkat, Kamis (17/6).


Nadia menyebut, vaksinasi tersebut sudah dibuka sejak 10 Juni lalu. Pihaknya menargetkan 100 suntikan vaksin per hari diberikan kepada masyarakat umum di lokasi tersebut menggunakan vaksin AstraZeneca.

"Per hari hanya 100 ya," kata dia.

Nadia menuturkan, layanan vaksinasi tersebut berbeda dengan layanan yang disediakan di Pelabuhan Tanjung Priok yang dikhususkan untuk pekerja pelabuhan.

Namun, menurutnya, syarat-syarat untuk mendapatkan vaksinasi sama yakni membawa Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan mengisi formulir yang disediakan dan melakukan verifikasi.

Nadia juga mengatakan vaksinasi ini terbuka untuk warga DKI Jakarta maupun luar DKI Jakarta.

Sebelumnya, Kemenkes mengatakan warga di atas usia 18 tahun bisa mendapatkan vaksin sebagai bagian dari perluasan sasaran penerima vaksin.

Program vaksinasi untuk usia di atas 18 tahun tersebut berkenaan dengan vaksin AstraZeneca yang akan segera kedaluwarsa pada Juni.

"Permohonan itu ditengarai masih tersedianya alokasi vaksin dalam jumlah besar untuk DKI Jakarta yang akan memasuki masa kedaluwarsa pada Juni 2021," kata Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat Kemenkes Widyawati dalam situs resmi Kemenkes.

(yla/psp)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK