Jakarta, CNN Indonesia -- Penambahan jumlah kasus konfirmasi positif Covid-19 harian di Indonesia tembus 12.990 kasus pada Jumat (18/6). Angka ini merupakan jumlah kasus harian tertinggi kedua setelah 30 Januari 2021.
Dengan lonjakan kasus Covid-19 yang masih berlangsung, Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta menyerukan wacana karantina wilayah alias lockdown, pun ratusan orang dalam sebuah petisi daring mendesak Presiden Joko Widodo untuk mengambil sikap lockdown.
Di tengah lonjakan kasus Covid-19 itu, pemerintah daerah juga semakin banyak menemukan klaster-klaster baru penularan Covid-19. Disebut-sebut klaster keluarga mayoritas mendominasi sebaran kasus Covid-19 di Indonesia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
CNNIndonesia.com telah merangkum peristiwa dan informasi perihal perkembangan kasus Covid-19 di Indonesia dalam 24 jam terakhir, sebagaimana berikut.
Jawa Krisis Nakes
Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) mengatakan empat provinsi meliputi DKI Jakarta, Jawa Tengah, Jawa Barat dan Jawa Timur mengalami krisis tenaga kesehatan. Bantuan relawan kini dibutuhkan.
Ketua Umum PPNI Harif Fadhillah mengatakan kebutuhan tenaga kesehatan bukan hanya meliputi perawat dan dokter, namun juga tenaga teknis lain seperti pekerja di laboratorium. Khusus untuk tenaga perawat, Harif mengatakan DKI Jakarta membutuhkan tambahan perawat hingga seribu orang. Sementara kebutuhan perawat di provinsi lain masih dipetakan.
Seruan Lockdown dari Yogyakarta
Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Sultan Hamengku Buwono X menilai tidak ada cara yang lebih tepat selain karantina wilayah atau lockdown secara total ketika pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) mikro tak cukup menanggulangi masifnya penyebaran Covid-19.
Sultan menyebut, PPKM berbasis mikro didesain membatasi kegiatan masyarakat dari tingkat terkecil, yakni RT dan RW. Namun dirinya melihat kebijakan ini belum mampu mengendalikan penyebaran Covid-19 di DIY.
Vaksinasi Usia 18 Tahun
Kementerian Kesehatan memberikan lampu hijau kepada pemerintah daerah di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) untuk memperluas sasaran vaksinasi pada masyarakat umum dengan usia di atas 18 tahun.
Juru Bicara Vaksinasi dari Kemenkes Siti Nadia Tarmizi menyebut upaya itu dilakukan guna mengakselerasi vaksinasi di daerah yang mengalami peningkatan kasus Covid-19 yang cukup tinggi. DKI Jakarta kota pertama yang mengantongi izin perluasan sasaran vaksinasi itu sejak 7 Juni 2021.
Pasien Covid-19 Diseleksi
Ikatan Dokter Indonesia (IDI) menyebut beberapa Rumah Sakit (RS) mulai terjadi kondisi triase pasien alias proses penentuan atau seleksi pasien terpapar virus corona yang diprioritaskan untuk mendapat penanganan terlebih dahulu di ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD).
Anggota Satgas Covid-19 IDI Erlina Burhan menyebut kondisi itu terjadi seiring dengan mulai penuhnya tingkat keterisian tempat tidur atau bed occupancy rate (BOR) di berbagai RS belakangan ini.
Pemerintah Diminta Transparan
IDI menduga kasus positif dan kematian warga yang terpapar Covid-19 di lapangan lebih banyak dari yang dilaporkan pemerintah pusat. Hal itu berkaca pada beberapa kasus jumlah pemakaman Covid-19 yang lebih banyak daripada data harian yang dilaporkan pemerintah daerah.
Dengan dugaan itu, Anggota Satgas Covid-19 IDI Erlina Burhan meminta agar pemerintah daerah setransparan mungkin dalam menyampaikan data, sehingga tidak terjadi kekeliruan persepsi di masyarakat. Misalnya, kasus Covid-19 menurun, lantas masyarakat mulai merasa aman dan lengah dalam mematuhi protokol kesehatan.
 Infografis 4 Varian Corona Ancam Dunia. (CNN Indonesia/Astari Kusumawardhani) |
Jokowi Diminta Segera Lockdown
Presiden Joko Widodo. (Foto: Lukas/Biro Pers)
Ratusan orang yang tergabung dalam LaporCovid-19 dan segenap kelompok masyarakat sipil lainnya meneken petisi daring yang mendesak agar Presiden Joko Widodo (Jokowi) segera melakukan 10 langkah penanganan pandemi virus corona di Indonesia, salah satu poinnya adalah lockdown.
Dari pantauan CNNIndonesia.com hingga pukul 17.40 WIB, Jumat (18/6), petisi yang disertai surat terbuka dan dibuat melalui Google Documents itu telah diteken oleh 340 orang.
Tak Ada Lockdown Kantor
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) Tjahjo Kumolo menyatakan tidak ada penutupan atau lockdown kantor-kantor instansi pemerintahan.
Wacana lockdown di kantor-kantor kementerian sebelumnya sempat mencuat. Wacana ini berkembang akibat dampak lonjakan kasus Covid-19 yang terjadi beberapa hari terakhir.
Kematian Anak Tertinggi di Dunia
Ketua Umum Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Aman Bhakti Pulungan mengungkapkan tingkat kematian pasien anak berusia 0-18 tahun yang terpapar virus corona di Indonesia paling banyak terjadi jika dibandingkan negara lain.
Apabila melihat data sebaran usia kasus covid-19 di laman Satgas Penanganan Covid-19 RI per 17 Juni 2021, maka dapat dilihat setidaknya 1,2 persen anak berusia di bawah 18 tahun di Indonesia meninggal akibat terinfeksi virus corona. Bila dihitung dari kumulatif kasus kematian secara keseluruhan, maka 1,2 persen itu kurang lebih 645 anak Indonesia.
Vaksinasi 34,5 Juta Dosis
Data Kemenkes per Jumat (18/6) Pukul 12.00 WIB tercatat sebanyak 22.455.167 orang telah menerima suntikan dosis vaksin virus corona. Sementara baru 12.096.066 orang telah rampung menerima dua dosis suntikan vaksin covid-19 di Indonesia.
Itu artinya, target vaksinasi pemerintah baru menyentuh 12,36 persen dari sasaran vaksinasi yang menerima suntikan dosis pertama. Sedangkan suntikan dosis kedua baru berada di angka 6,66 persen.
Tambahan Covid Nyaris 13 Ribu
Data harian yang dirilis Satuan Tugas Penanganan Covid-19 per hari ini, Jumat (18/6) mencatat terdapat penambahan kasus covid-19 baru sebanyak 12.990 orang. Sementara untuk kasus sembuh terdapat penambahan sebanyak 7.907 kasus, dan kasus meninggal 290 kasus baru.
Sehingga secara kumulatif, sebanyak 1.963.266 orang dinyatakan positif terinfeksi virus corona. Dari jumlah itu sebanyak 1.779.127 orang dinyatakan pulih, 130.096 orang menjalani perawatan di rumah sakit dan isolasi mandiri, sementara 54.043 lainnya meninggal dunia.