UPDATE CORONA 19 JUNI

Rangkuman Covid: Utang Bertambah, Tempat Tidur RS Berkurang

CNN Indonesia | Sabtu, 19/06/2021 18:14 WIB
Kasus Covid-19 di Indonesia terus meningkat. Pemerintah pun menambah utang Rp7,18 triliun. Sementara ketersediaan tempat tidur di RS semakin menipis. Presiden Joko Widodo (tengah) didampingi Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin (kiri) dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meninjau vaksinasi COVID-19 massal bagi pedagang di Pasar Tanah Abang Blok A, Jakarta, Rabu (17/2/2021). (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A)
Jakarta, CNN Indonesia --

Kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Indonesia pada Sabtu (19/6) tembus 12.906 kasus. Lonjakan kasus positif Covid-19 itu terjadi di sejumlah daerah, terutama DKI Jakarta.

Per hari ini, penambahan angka positif virus Corona di DKI Jakarta berjumlah 4.895 kasus.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta pun turut memperketat kebijakan untuk menekan angka penularan baru-baru ini. Salah satunya dengan menghentikan semua kegiatan pada pukul 21.00 WIB untuk meminimalisasi penyebaran Covid-19.


Lonjakan kasus itu juga membuat makin minimnya kapasitas Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta. Per hari ini, Sabtu (19/6) tinggal tersisa 1.364 tempat tidur saja.

CNNIndonesia.com telah merangkum peristiwa dan informasi perihal perkembangan kasus Covid-19 di Indonesia dalam 24 jam terakhir. Di antaranya sebagai berikut:

Tambahan Utang Rp7,1 Triliun

Menteri Kesehatan Budi Gunadi mengatakan pemerintah menambah utang senilai US$500 juta atau setara Rp7,18 triliun (kurs Rp14.375 per dolar AS) dari Bank Dunia.

Dana pinjaman itu akan digunakan pemerintah untuk program penanganan pandemi corona. Termasuk di antaranya penguatan sistem kesehatan dan program vaksinasi gratis dari pemerintah.

Budi mengatakan dana utang ini tidak akan digunakan untuk melakukan pengadaan program vaksin baru. Pinjaman ini juga memiliki tiga target utama, yaitu peningkatan pelayanan kesehatan, pengawasan dan kontrol kualitas laboratorium, hingga komunikasi publik dan distribusi vaksin.

Kegiatan di Jakarta Dibatasi

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengeluarkan pelbagai kebijakan ekstra ketat untuk menekan angka penularan virus corona di Jakarta yang makin melonjak.

Salah satunya yakni menghentikan semua kegiatan warga yang melebihi pukul 21.00 WIB tanpa pengecualian. Ia juga meminta warga ibu kota untuk putar balik jika menemukan restoran atau kafe yang kapasitasnya sudah penuh.

Aturan tersebut sudah termaktub dalam Keputusan Gubernur Nomor 759 Tahun 2021 tentang Perpanjangan PPKM.

Bogor Ganjil Genap

Wilayah Kota Bogor juga mulai diberlakukan kebijakan ganjil-genap per hari ini, Sabtu (19/6). Kebijakan tersebut untuk mengantisipasi lonjakan kasus positif Covid-19 yang kembali meningkat belakangan ini.

Kapolresta Bogor Kombes Susatyo Purnomo mengatakan penerapan kebijakan tersebut diberlakukan pada pukul 10.00 WIB hingga 16.00 WIB. Para personel gabungan akan disebar di lima titik sekat atau check point.

Susatyo mengatakan kebijakan ganjil-genap bagi kendaraan bermotor ini akan diuji coba selama dua hari yakni pada 19-20 Juni.

Banjir Dukungan Lockdown Yogya

Rencana Gubernur DIY Sri Sultan Hamengkubuwono X yang ingin melakukan upaya lockdown di Kota Gudeg tersebut mendapat banyak dukungan.

Dukungan itu salah satunya datang dari DPRD DIY Nuryadi. Ia menilai situasi di Yogya saat ini sudah sangat memprihatinkan.

"Kondisi sebelum Lebaran tidak bisa dipertahankan. Berbalik 180 derajat, saat ini angka penularannya sudah di atas 500 orang. Antisipasinya di wilayah harus terdapat pembatasan dari pada kondisi DIY semakin tidak terkendali," kata Nuryadi.

Tak hanya itu, Wakil Ketua DPRD Huda Tri Yudiana mengatakan tingkat pemakaian tempat tidur rumah sakit tak bisa dibiarkan penuh. Dikhawatirkan pasien covid atau penyakit lain yang membutuhkan penanganan segera jadi terbengkalai

Dukungan serupa juga disuarakan oleh Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) wilayah DIY Joko Murdiyanto. Ia melihat kini para tenaga kesehatan (nakes) mulai kewalahan.

Wisma Atlet Tersisa 1.364 Tempat Tidur

BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
1 2
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK