Satgas Covid-19 Fokus Penegakan Protokol Kesehatan 3M

BNPB, CNN Indonesia | Selasa, 22/06/2021 09:55 WIB
Satgas Covid-19 fokus menegakan protokol kesehatan 3M untuk mengendalikan laju penyebaran Covid-19 dengan target aktivitas individu, komunitas hingga instansi. Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Ganip Warsito mengatakan akan fokus menegakkan protokol kesehatan 3M untuk mengendalikan laju penyebaran Covid-19 dengan target aktivitas individu, komunitas hingga instansi. (Dok. Situs BNPB).
Jakarta, CNN Indonesia --

Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 berkonsentrasi mengintensifkan operasi penegakan protokol kesehatan untuk meningkatkan disiplin warga. Hal itu sebagai upaya menekan laju penyebaran dan pengendalian Covid-19 yang belakangan makin mengkhawatirkan.

Sebagaimana #ingatpesanibu, protokol kesehatan yang paling mendasar adalah menjaga jarak, mencuci tangan, dan memakai masker atau 3M.

"Saya selaku Kasatgas mendapatkan perintah dari Bapak Presiden untuk konsentrasi pada pendisiplinan protokol kesehatan 3M dengan tindakan lapangan," kata Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Ganip Warsito, Senin (21/6) dikutip dari Antara.


Satgas Covid-19, menurut dia, sudah melakukan koordinasi dengan TNI, Polri, dan Kementerian Kesehatan untuk mengintensifkan kegiatan sosialisasi, edukasi, dan penegakan protokol kesehatan.

Ganip yang juga Kepala BNPB ini mengatakan, Satgas Covid-19 juga akan mengoptimalkan peran posko Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro dalam upaya pencegahan dan pengendalian Covid-19.

Ia menjelaskan pula bahwa TNI dan Pori sudah melaksanakan pendampingan posko dan mengerahkan lebih banyak personel untuk mendukung penegakan protokol kesehatan. Khususnya di daerah-daerah yang berada di zona merah yang merupakan zona risiko tinggi penularan virus corona.

"Yang menjadi sasaran adalah aktivitas dari individu, komunitas, instansi, dan masyarakat di lokasi-lokasi dan tempat-tempat yang menimbulkan kerumunan dan berpotensi terhadap pelanggaran protokol kesehatan," kata Ganip.

Pemerintah sudah memutuskan untuk membatasi operasional pusat perbelanjaan maksimal sampai pukul 20.00 mulai 22 Juni sampai 5 Juli 2021 dalam upaya meminimalkan risiko penularan Covid-19.

(osc)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK