Ratusan Pendukung Rizieq Diamankan Polisi di Arena Sidang

dis, CNN Indonesia | Kamis, 24/06/2021 10:05 WIB
Polisi hingga pukul 10.00 WIB, Kamis (24/6), mengamankan lebih dari 200 simpatisan Rizieq Shihab. Penangkapan kini masih berlangsung. Polisi hingga pukul 10.00 WIB, Kamis (24/6), mengamankan lebih dari 200 simpatisan Rizieq Shihab. Penangkapan kini masih berlangsung. Foto: CNN Indonesia/ Yogi Anugrah
Jakarta, CNN Indonesia --

Aparat kepolisian mengamankan ratusan orang yang diduga merupakan simpatisan Rizieq Shihab di arena sidang vonis di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Kamis (24/6).

Diketahui, hari ini Rizieq menjalani sidang pembacaan putusan dalam perkara penyebaran kabar bohong (hoaks) hasil tes Covid-19 di Rumah Sakit Ummi, Bogor, Jawa Barat.

"Iya betul (mengamankan simpatisan Rizieq), 200 orang lebih," kata Kapolsek Cakung Kompol Satria Darma saat dikonfirmasi, Kamis (24/6).


Ratusan orang itu, kata Satria, telah dibawa ke Mapolres Metro Jakarta Timur untuk menjalani pemeriksaan lanjutan.

Satria mengungkapkan pihaknya juga turut menemukan senjata tajam dari massa yang diamankan tersebut.

"Ada yang bawa sajam, sudah diamankan," ucap Satria.

Diketahui, sebanyak 2.801 personel gabungan TNI-Polri dikerahkan untuk mengamankan proses persidangan hari ini.

Bentrokan pun tak terhindarkan ketika massa berusaha membuka blokade polisi. Ratusan orang mencoba merangsek barikade petugas untuk bisa masuk ke arena sidang vonis Rizieq.

Sebelumnya, Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Erwin Kurniawan juga menyatakan bahwa pihaknya bakal membubarkan massa simpatisan atau pendukung Rizieq jika menimbulkan kerumunan di sekitar PN Jakarta Timur.

"Yang datang bila melanggar ketentuan prokes dan berkerumun akan kami bubarkan," kata Erwin saat dikonfirmasi.

Tak hanya itu, Erwin juga menyebut pihaknya bakal meminta pertanggungjawaban dari koordinator massa jika kedapatan ada kerumunan massa.

"Dan meminta pertanggungjawabannya dari para koordinatornya, mengingat Jakarta sekarang sedang tinggi-tingginya penyebaran covid," ujarnya.

(gil)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK