Pemerintah Pulangkan 7.200 TKI, 154 Orang Tiba Hari Ini

CNN Indonesia | Jumat, 25/06/2021 02:33 WIB
Pemerintah Indonesia berupaya memulangkan 7.200 pekerja migran dari Malaysia dan akan langsung diisolasi di Wisma Pademangan, Jakarta. Ilustrasi pemulangan WNI (ANTARA FOTO/Lutfi Andaru)
Jakarta, CNN Indonesia --

Pemerintah memulangkan 154 Pekerja Migran Indonesia (PMI) dari Malaysia ke Indonesia pada hari ini, Kamis (26/6). Mereka diberangkatkan dari Malaysia pukul 14.00 WIB dan sudah menjalani isolasi.

"Pukul 14.00 WIB menggunakan pesawat Garuda Indonesia GA821 dari Kuala Lumpur, jumlah 154 orang," kata Kepala Bagian Humas dan Umum Direktorat Jenderal Imigrasi Arya Pradhana Anggakara saat dikonfirmasi oleh CNNIndonesia.com, Kamis (26/6).

Diketahui, sebanyak 154 PMI tersebut merupakan kloter pertama dari 7.200 orang yang juga akan dipulangkan dari Malaysia ke Indonesia.


Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) menyebut 7.200 itu adalah PMI bermasalah yang terdata di Malaysia.

Sebelumnya, Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kualitas Anak, Perempuan dan Pemuda Kemenko PMK, Femmy Eka Kartika Putri menjelaskan pemulangan akan dilakukan secara bertahap.

"Jadi untuk tahap pertama ini total yang akan dipulangkan 293 orang, dibagi dua kloter. Untuk kloter pertama itu besok dipulangkan 145 orang," kata Femmy kepada CNNIndonesia.com melalui telepon, Rabu (23/6).

Femmy mengatakan pemulangan di tahap pertama sebanyak 293 orang ini telah melalui penerapan protokol kesehatan di Malaysia. Terutama kelompok rentan seperti PMI yang sedang hamil, mengalami penyakit kulit, usia rentan hingga membawa bayi.

Femmy menyebut PMI yang akan dipulangkan telah menjalani proses karantina di Malaysia dan sebelum kepulangannya dilakukan SWAB PCR Test dengan hasil negatif.

"Kami sudah pastikan kesehatannya dan tidak terpapar Covid-19, karena kita juga tidak mau, jangan sampai mereka membawa virus ke Indonesia," kata dia.

(yla/bmw/bmw)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK