Ade Armando Penuhi Ajakan Debat Terbuka soal Kritik BEM UI

CNN Indonesia
Senin, 28 Jun 2021 15:24 WIB
Dosen UI Ade Armando mengonfirmasi kesediaannya debat terbuka dengan Blok Pelajar dengan tema 'Kritik BEM UI Jokowi King Lip of Service' malam ini, Senin (28/6) Dosen Universitas Indonesia Ade Armando. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia --

Dosen Komunikasi Universitas Indonesia (UI), Ade Armando mengonfirmasi kesediaannya memenuhi undangan debat terbuka dengan Blok Pelajar dengan tema 'Kritik BEM UI Jokowi King Lip of Service'. Debat direncanakan digelar malam ini, Senin (28/6).

Ade menyebut mestinya kegiatan debat itu terlaksana tanpa hambatan apapun, mengingat dia juga telah menyetujui undangan untuk hadir dalam kegiatan itu.

"Ya mestinya ada dong. Dia yang undang," kata Ade saat dihubungi CNNIndonesia.com melalui telepon.

Ade kemudian membeberkan alasan dirinya menerima undangan untuk hadir dan berbicara dalam kegiatan. Sebagai dosen, dia merasa memiliki kewajiban untuk membagi ilmu pengetahuan yang dia miliki. Tak hanya ke mahasiswa, kata dia, tetapi juga ke khalayak luas.

"Mungkin mencerahkan cara berpikir orang. Itu kan bagus," kata Ade.

Meski begitu, Ade mengaku kurang sreg dengan undangan yang dia terima dari Blok Politik Pelajar. Dalam undangan itu tertera ajakan debat dengan embel-embel 'hadiah' yang akan diterima dan mesti dilakukan oleh pemenang dan pihak yang kalah.

Dalam undangan yang disampaikan ke pada Ade, disebutkan bahwa jika pihak Ade menang maka Delpedro Marhaen, perwakilan dari Blok Politik Pelajar selaku lawan Ade di debat tersebut bersedia bergabung dengan Civil Society Watch, organisasi bentukan Ade Armando. Sebaliknya, jika Ade kalah maka dia mesti melepaskan statusnya sebagai dosen di Universitas Indonesia.

"Saya gak suka dengan gaya undangannya yang bilang debat, terus Pedro bilang, saya duga itu maksudnya Pedro ya. Kalau dia kalah, dia akan bergabung dengan CSW, kalau saya yang kalah saya harus lepas kedosesnan saya. Kan jadinya gak make sense ya," kata Ade.

Terlepas dari itu, Ade memang mengaku kegiatan malam nanti bukanlah debat antara dia dengan Pedro. Lebih dari itu kegiatan tersebut adalah ruang untuknya berbagi ilmu pengetahuan dan atas dasar demokrasi.

"Kan gini dalam demokrasi bagus orang berdiskusi, bertukar pikiran. Jadi demi demokrasi saya penuhi undangan mereka," kata Ade.

(tst/ain)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA

ADVERTISEMENT

TERPOPULER