Hari Pertama Sosialisasi PPKM Darurat, Besok Diperketat

fea, CNN Indonesia | Sabtu, 03/07/2021 03:03 WIB
Polda Metro Jaya menjelaskan hari pertama PPKM Darurat di Jakarta sifatnya sosialisasi. Ilustrasi penyekatan. (CNN Indonesia/Andry Novelino)
Jakarta, CNN Indonesia --

Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat telah dimulai sejak hari ini, Sabtu (3/7). Polda Metro Jaya mengatakan penerapan kebijakan ini di Jakarta pada hari pertama sifatnya sosialisasi, namun bakal diperketat besok.

Pelaksanaan PPKM Darurat di Jakarta pada hari pertama dilakukan serentak di 28 titik di batas kota, jalan tol, dan di dalam kota. Penyekatan mobilitas warga mulai dilakukan, namun tidak ditutup total mengingat masih ada sektor esensial dan kritikal yang bisa bergerak.

"Walaupun tentu saja karena hari ini hari pertama, tentu masih juga kita sifatnya sosialisasi sehingga walaupun mungkin malam pertama ini ada yang tidak termasuk sektor esensial dan kritikal tapi dia mengatakan akan pulang ke rumah dsb tentu kita masih perbolehkan," kata Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo di Bundaran Senayan, Jakarta Pusat, Sabtu (3/7/).


Diketahui terdapat 63 titik penyekatan di kawasan Jakarta selama PPKM Darurat yang terdiri dari 28 titik berada di batas kota dan jalan tol, 21 titik rawan pelanggaran, dan 14 titik pengendalian mobilitas.

Pelanggar kebijakan penyekatan disebut akan diminta putar balik, apabila tetap ngoto maka dapat dikenakan sanksi melawan petugas.

"Besok kita perketat lagi karena tentu semakin lama masyarakat semakin paham aturan-aturan dalam PPKM Darurat," kata Sambodo.

Dalam proses penyekatan, Sambodo mengungkap personel di lapangan dibekali kartu yang berisi tentang apa saja sektor esensial dan kritikal. Kata dia kartu itu dapat membantu personel menilai apakah masyarakat tertentu diizinkan melintasi penyekatan atau tidak.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Yusri Yunus menjelaskan lebih dari 4.400 personel dikerahkan untuk mengamankan pelaksanaan PPKM Darurat mulai hari ini hingga 20 Juli.

Kata dia ribuan personel itu terdiri dari 1.500 orang dari Polda Metro Jaya, 2.263 orang dari TNI Kodam Jaya, dan sekitar 700 orang dari Pemprov DKI.

"Ini semua yang kita lajukan kegiatan dengan kekuatan kami ini sampai dengan tanggal 20 nanti PPKM Darurat ini," kata Yusri.

(fea)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK