Warga Ampel Surabaya Kibarkan Bendera Putih, Tak Sanggup PPKM

CNN Indonesia | Kamis, 22/07/2021 16:38 WIB
Pengibaran bendera merah putih menyimbolkan kondisi menyerah karena masalah ekonomi imbas dari kebijakan PPKM tanpa bantuan keuangan dari pemerintah. Warga Ampel Surabaya Pasang Bendera Putih. (CNN Indonesia/Farid)
Jakarta, CNN Indonesia --

Masyarakat di kawasan Ampel, Surabaya, memasang bendera putih di depan rumah dan pertokoan mereka. Warga mengaku telah menyerah dengan kondisi perekonomian yang memburuk akibat wabah Covid-19 dan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Aksi warga setempat itu juga terekam dalam video yang beredar. Terlihat seorang pria memperlihat bendera putih yang telah terpasang di tiang dan pertokoan warga. .

"Kami warga dari masyarakat Ampel mengatakan kami sudah menyerah, dengan ini kami mengangkat bendera putih," kata pria itu, dalam video yang didapat CNNIndonesia.com, Kamis (22/7).


Disebutkan bahwa bendera-bendera itu terpasang di Jalan Sasak, Ampel, Semampir, Surabaya. Di jelaskan pula maksud dari pengibaran bendera putih ialah simbol bahwa bahwa masyarakat telah menyerah.

"Mau sampai kapan, kami sudah mengangkat bendera putih, menandakan kami menyerah dengan keadaan yang ada di negeri kita," kata pengambil video.

Pengambil video mengatakan bahwa kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) hanya memikirkan tentang kesehatan saja. Di sisi lain, mereka mendapatkan permasalahan baru, yakni finansial.

"Kami tidak akan dapat bertahan kalau simpanan masyarakat terus tergerus akibat inflasi dan pemerintah melaksanakan PPKM demi kebijakan yang mementingkan public health, sedangkan financial health masyarakat Tidak pernah diperhatikan," ucapnya.

Maka itu, pengambil video pun berharap agar Presiden Joko Widodo memperhatikan permasalahan finansial itu. Yakni dengan memberi jalan keluar agar pendapatan mereka kembali.

"Semoga Joko Widodo masih memiliki telinga untuk mendengar, memiliki mata untuk melihat dan memiliki hati yang masih memikirkan nasib rakyat," tutup video itu.

Pantauan CNNIndonesia.com di lokasi, setidaknya ada sekitar lima bendera putih yang terpasang di tiang listrik maupun toko, di sepanjang Jalan Sasak.

Salah satu karyawan toko setempat, Yasmin mengatakan jika bendera putih tersebut telah terpasang sejak, Rabu (21/7) malam. Ia pun sempat kaget dengan hal tersebut.

"Tadi malam saya cari makan, terus tahu ada putih-putih, tak kirain apa, pas saya lihat ternyata bendera," kata dia.

Ia mengaku tak tahu siapa pemasang benda itu. Namun berdasarkan informasi yang di dengarnya pemasang bendera tersebut adalah salah satu pemilik toko di Jalan Sasak, yang tutup akibat PPKM.

Meski begitu, Penjaga toko toko itu mengaku sepakat dengan pemasangan bendera itu. Ia juga bersyukur bahwa akhirnya ada warga yang mau bersuara. Sebab, selama PPKM Darurat diberlakukan, wilayah Jalan Sasak sangat sepi pengunjung.

"Memang mewakili kami sebagai pedagang. Omzet saya ini turun mas 50 persen. Nih lihat saya nggak ada kerjaan ini," pungkas dia.

(frd/ain)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK