Mensos Salurkan 3 Ribu Paket Beras di Kabupaten Tuban

Kemensos, CNN Indonesia | Minggu, 25/07/2021 17:34 WIB
Kemensos menyalurkan 3 ribu paket bansos berupa 5 kg beras kepada masyarakat kelompok marjinal di Kabupaten Tuban, Jumat (23/7). Kemensos menyalurkan 3 ribu paket bansos berupa 5 kg beras kepada masyarakat kelompok marjinal di Kabupaten Tuban, Jumat (23/7). (Foto: Arsip Kemensos)
Jakarta, CNN Indonesia --

Berbagai bantuan sosial (bansos) telah disalurkan pemerintah dalam upaya meringankan beban masyarakat di tengah pandemi Covid-19. Menteri Sosial Tri Rismaharini mengatakan, bantuan tak bisa diberikan terus-menerus.

Hal itu diungkapkan Risma dalam kegiatan penyaluran bansos berupa 3 ribu paket berisi 5 kg beras yang dilakukan di Kantor Pos Kota Tuban, Jawa Timur, pada Jumat (23/7).

"Bantuan yang bapak ibu terima untuk meringankan beban karena pembatasan aktivitas. Tapi tidak bisa terus-menerus. Karena pemerintah memiliki keterbatasan," kata Risma.


KemensosKemensos menyalurkan 3 ribu paket bansos berupa 5 kg beras kepada masyarakat kelompok marjinal di Kabupaten Tuban, Jumat (23/7). (Foto: Arsip Kemensos)

Risma mendorong masyarakat di Tuban dan daerah-daerah lain terlibat pada upaya memutus penyebaran Covid-19, yakni melalui penerapan protokol kesehatan secara ketat. Pasalnya, mutasi virus Covid-19 yang berkepanjangan akan memperlambat pemulihan ekonomi, sehingga masyarakat harus menyadari perlunya prokes.

Selain itu, penanganan pandemi akan lebih sulit karena banyaknya pasien akibat lonjakan penyebaran. Sektor kesehatan sebagai garda terdepan penanganan pandemi pun semakin surut.

"Tenaga kesehatan terbatas, alat kesehatan termasuk obat-obatan juga tidak mencukupi, kapasitas rumah sakit terbatas, dan sebagainya. Nah, itu yang harus dipikirkan," kata Risma.

Bantuan pemerintah berupa 5 kg beras untuk satu keluarga per bulan itu diakui Risma bisa jadi tak cukup. Namun demikian, negara telah membantu meringankan sebagian bagian. Menurutnya, bukan hanya pusat, pemerintah daerah juga turun tangan memberi bantuan.

"Meskipun itu bukan persoalan mudah karena keterbatasan anggaran dialami semua instansi. Mau meningkatkan pendapatan dari pajak juga tidak bisa," ujarnya.

Atas semua alasan itu, Risma kembali meminta masyarakat benar-benar mematuhi protokol kesehatan. Adapun bantuan beras diberikan kepada kelompok marjinal yang terdapat pandemi. Bantuan Sosial Tunai (BST) juga diberikan Kantor Pos Tuban kepada 120 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Desa Batu Retno, dan 177 KPM di Desa Sendang Harjo dengan indeks Rp600 ribu/PKM.

(rea)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK