Vaksinasi Massal, BIN Sasar Santri Madrasah di Sulsel

CNN Indonesia | Senin, 26/07/2021 02:16 WIB
Badan Intelijen Negara (BIN) turut melakukan vaksinasi di Sulawesi Selatan. Ada 2.500 santri madrasah yang menjadi target. ilustrasi vaksinasi untuk kalangan pelajar (CNN Indonesia/Safir Makki)
Jakarta, CNN Indonesia --

Badan Intelijen Negara (BIN) bersama Pemerintah Kabupaten Gowa melakukan vaksinasi massal virus corona yang difokuskan kepada santri madrasah yang berada di Sulawesi Selatan.

Kepala BIN Daerah Sulawesi Selatan, Brigjen TNI Dwi Surjatmodjo mengatakan vaksinasi kali ini difokuskan untuk santri madrasah agar menjangkau lebih banyak kalangan pelajar.

"Jadi vaksin kali ini kita menyasar sasaran lain, yaitu Madrasah. Mudah-mudahan program ini berkelanjutan tidak berhenti disini. Kita harus terlibat untuk menangani pandemi ini. Jangan ada pemikiran bahwa ini tugas salah satu pihaknya saja," kata Kabinda Sulsel, Minggu (25/7).


Dwi menyebutkan bahwa secara nasional BIN menargetkan 15 ribu anak divaksin, khususnya santri. Di Sulsel ditargetkan sekitar 2.500 santri yang divaksin.

"Mudah-mudahan program ini berkelanjutan tidak berhenti di sini, kekebalan kelompok yang kita harapkan dari Vaksinasi. Mudah-mudahan kegiatan ini bermanfaat bagi kita semua dan seluruh bangsa Indonesia," imbuhnya.

Sementara itu, Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan menuturkan bahwa ini kontribusi BIN dalam mempercepat pembentukan kekebalan kelompok atau herd immunity di Indonesia khususnya di kalangan pelajar.

"Hari ini BIN telah memberikan kontribusinya untuk mempercepat pembentukan kekebalan kelompok bekerja sama dengan Pemkab Gowa dan juga Kementerian Agama," kata Bupati Gowa.

Demi mencapai kekebalan kelompok, terang Adnan, maka 70 persen dari jumlah penduduk Indonesia harus sudah divaksin. Adnan mengatakan vaksinasi harus tetap berlanjut agar bisa cepat keluar dari pandemi Covid-19 dan aktivitas belajar mengajar bisa kembali normal seperti biasa.

"Kalau kita mampu percepat ini, maka kita bisa segera mengakhiri pandemi Covid-19. Kita akan terus lanjutkan, karena setiap hari kite menargetkan 25l.500 orang baik siswa dan masyarakat yang divaksin. Kalau semua siswa sudah divaksin baru sekolah tatap muka," ungkapnya.

Salah seorang siswa Madrasah Aliyah (MA) Arifah Kabupaten Gowa, Nurul Hasanah juga menyambut baik kegiatan vaksinasi ini. Dirinya berharap bisa segera kembali belajar seperti biasanya di sekolah.

"Alhamdulillah hari ini sudah divaksin pertama dan tidak sakit. Harapan saya pandemi Covid-19 ini bisa cepat selesai dan bisa kembali bersekolah seperti biasanya, belajar bersama teman-teman," harap siswi Kelas XI ini.

(mir/bmw/bmw)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK