Viral Influencer Dapat Booster Vaksin, DPRD DKI Sebut Hoaks

CNN Indonesia | Kamis, 29/07/2021 12:55 WIB
Plt Sekretaris Dewan DPRD DKI menyebut isu influencer terima vaksinasi ketiga di gedung dewan hoaks. Vaksinasi baru sebatas dosis satu dan dua. Ilustrasi vaksinasi. (CNN Indonesia/ Adi Maulana)
Jakarta, CNN Indonesia --

Pelaksana tugas (Plt) Sekretaris Dewan (sekwan) DPRD DKI Jakarta Augustinus membantah informasi yang beredar di media sosial terkait seorang influencer diduga mendapat suntikan vaksinasi Covid-19 dosis tiga alias booster di gedung DPRD DKI. Ia menyebut, informasi itu tidak benar.

"Itu saya rasa hoaks ya, mungkin fotonya memang di gedung kami. Gedung dewan itu kan gedung wakil rakyat," kata Augustinus saat dihubungi, Kamis (29/7).

Ia mengatakan, beberapa waktu belakangan, pihaknya memang tengah menjalankan kegiatan vaksinasi di Gedung Dewan Kebon Sirih itu. Namun, kata dia, penyuntikan dilakukan untuk dosis pertama dan kedua.


Dalam pelaksanaannya, ia juga menyatakan bahwa vaksin yang digunakan adalah merk Sinovac dan AstraZenecca.

"Jadi kita tidak ada vaksin atau booster menggunakan Moderna. Boleh datang ke kami, kami siapkan data, karena kami report setiap hari, vaksin yang kami terima dan berapa orang yang divaksin per hari itu kan, report, datanya ada," kata dia.

Sebelumnya, beredar viral unggahan di media sosial yang menunjukkan seorang influencer diduga mendapatkan vaksin Covid-19 dosis tiga.

Lokasi penyuntikan disebut-sebut dilakukan di Gedung DPRD DKI Jakarta, Kebon Sirih, Jakarta Pusat.

Sementara itu, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menegaskan sejauh ini pemerintah belum memutuskan golongan masyarakat non-tenaga kesehatan (nakes) yang akan menjadi penerima vaksin virus corona Moderna.

Juru bicara vaksinasi dari Kemenkes Siti Nadia Tarmizi memastikan sebanyak 4.500.160 vaksin Moderna yang sudah tiba di Indonesia akan diprioritaskan untuk booster alias vaksin ketiga bagi para nakes di seluruh Indonesia terlebih dahulu.

"Belum diputuskan sasaran Moderna. Vaksin dosis tiga pakai Moderna saat ini khusus untuk nakes," kata Nadia melalui pesan singkat kepada CNNIndonesia.com, Kamis (29/7).

(yoa/wis)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK