Pemerintah Gelar Upacara 17 Agustus Secara Terbatas di Istana

CNN Indonesia | Jumat, 30/07/2021 20:31 WIB
Upacara HUT RI tahun ini tetap digelar di Istana Negara namun dilakukan secara terbatas. Formasi paskibraka pun dilebar agar menjaga jarak. Upacara memperingati HUT Republik Indonesia tahun ini digelar terbatas berkenaan dengan pandemi virus corona yang belum usai (Rusman - Biro Setpres)
Jakarta, CNN Indonesia --

Pemerintah akan menggelar upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan ke-76 RI pada 17 Agustus mendatang secara terbatas di Istana Negara. Pelaksanaan akan dilakukan dengan jumlah peserta yang dibatasi serta diiringi protokol kesehatan pencegahan virus corona.

"Tahun ini tentu kita berharap sudah bisa luring (luar jaringan), ternyata pandemi masih berlanjut, sehingga pemerintah masih menjalankan upacara digelar secara minimalis juga, sesuai protokol kesehatan yang ketat, dan masyarakat berpatisipasi secara daring," kata Mensesneg Pratikno, Jumat (30/7).

Pratikno mengatakan nantinya pasukan pengibar bendera pusaka (Paskibraka) akan tetap disiapkan dengan formasi lengkap, yakni 17-8-45. Tentu diiringi dengan penerapan protokol kesehatan.


"Tetap kita jalankan dengan protokol kesehatan yang ketat, dengan jarak antar anggota pasukan yang diperlebar, demikian juga yang dengan TNI-Polri dan lain-lain," ucapnya

Pratikno mengatakan, masyarakat nantinya bisa ikut menyemarakkan upacara itu secara virtual melalui Rumah Digital Indonesia.

"Areanya digital, semangatnya, kemeriahannya tetap sama, ruangnya beda, rasa syukurnya, daya juangnya yang kita serap dari perjuangan kemerdekaan semangat untuk mengisi kemerdekaan tetap sama," ujarnya.

Diketahui, akibat pandemi Covid-19, upacara kemerdekaan secara terbatas juga digelar pada 17 Agustus tahun lalu. Dalam upacara saat itu, Presiden Joko Widodo mengenakan pakaian adat Timor Tengah Selatan, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Selain Jokowi, pejabat lain yang hadir saat itu adalah Wakil Presiden Ma'ruf Amin, Kapolri Jenderal Idham Azis, Panglima TNI Hadi Tjahjanto, Menteri Agama Fachrul Razi sebagai pembaca doa, dan Ketua MPR Bambang Soesatyo sebagai pembaca naskah proklamasi.

(yoa/bmw/bmw)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK