Walkot Makassar Sebut BOR ICU RS Naik hingga 57 Persen

CNN Indonesia | Senin, 02/08/2021 00:06 WIB
Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto mengungkapkan tingkat keterisian tempat tidur RS meningkat seiring kenaikan kasus harian covid-19. Ilustrasi. Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto mengungkapkan tingkat keterisian tempat tidur RS meningkat seiring kenaikan kasus harian covid-19. Ilustrasi. (iStock/Morsa Images).
Makassar, CNN Indonesia --

Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto (Danny Pomanto) menyebutkan tingkat keterisian tempat tidur (Bed Occupancy Ratio/BOR) di sejumlah rumah sakit yang menangani pasien covid-19 meningkat jelang berakhirnya Pembatasan Pergerakan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4.

"Untuk BOR rumah sakit mengalami peningkatan sebesar 57 persen dan untuk ICU 90 persen," sebut Danny kepada CNNIndonesia.com, Minggu (1/8).

Peningkatan BOR ini, kata Danny, seiring dengan meningkatnya kasus harian covid-19 di Kota Makassar sebanyak 600 kasus.


Berdasarkan data Satgas Covid-19 Makassar per 31 Juli 2021 tercatat sebanyak 4.602 kasus dengan rincian pasien sembuh sebanyak 34.149 dan meninggal dunia sebanyak 734.

"Kenaikan kasus harian sekitar 600 kasus, ada kenaikan hingga 300 kasus, biasanya hanya 200 kasus," bebernya.

Untuk meringankan beban rumah sakit yang menangani pasien covid-19 baik yang bergejala ringan maupun yang tanpa gejala, pemerintah menyiapkan KM Umsini sebagai lokasi isolasi mandiri terpadu.

Lihat Juga :

"Makanya kami ringankan beban rumah sakit hadir isolasi mandiri apung terpadu," ujarnya.

Saat ini, Danny mengaku masih menunggu instruksi selanjutnya dari pemerintah pusat terkait dengan perpanjangan PPKM level 4 yang akan berakhir Senin 8 Agustus 2021.

"Kami masih menunggu arahan dari pusat sambil melakukan evaluasi selama pelaksanaan PPKM level 4 di Makassar," katanya.

(mir/sfr)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK