Cerita Mega Minta Jokowi Pimpin Komando Penanganan Bencana

CNN Indonesia | Rabu, 04/08/2021 17:28 WIB
Megawati menyebut banyak para kepala daerah dan kementerian tidak saling terkoneksi saat tanggap darurat bencana. Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri. (CNN Indonesia/Feri Agus Setyawan)
Jakarta, CNN Indonesia --

Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri meminta agar Presiden Joko Widodo bisa memegang langsung komando kerja penanganan saat bencana terjadi di Indonesia.

Hal itu sempat ia utarakan ketika bertemu dengan Presiden Joko Widodo untuk membahas terkait penanganan bencana.

"Saya bilang sama Bapak Presiden, Bapak lah yang namanya kepala negara Presiden RI yang harus langsung [memegang komando]. Karena ini persoalannya adalah extraordinary," kata Megawati dalam acara Pelatihan Mitigasi Bencana Gempa Bumi dan Tsunami yang digelar DPP PDIP secara virtual, Rabu (4/8).


Mega, sapaan akrab Megawati, mengusulkan demikian lantaran banyak para kepala daerah dan kementerian tidak saling terkoneksi saat tanggap darurat bencana.

Ia juga merasa heran banyak pemangku kepentingan di daerah-daerah yang justru tak mengetahui siapa komando utama ketika menangani bencana.

"Tapi ini kelemahan kita. Ketika kejadian [bencana] dak dak dak. Terjadi pelumpuhan. Seperti di Palu. Saya langsung ikutin terjun. Saya tanya siapa komandonya? Ga ada yg bisa jawab saat itu," kata Mega.

Melihat persoalan tersebut, Mega berharap semakin banyak elite dan pemimpin di Indonesia dapat fokus terkait pentingnya kesiapan menghadapi bencana di Indonesia.

Presiden kelima RI itu melihat peran semua pihak dalam menangani bencana sangat dibutuhkan. Gotong royong itu, kata dia, bisa tercipta satu sinergi dan koneksitas antara satu dengan yang lain, terlebih antara jajaran pemerintah dan kementerian.

"Saya sudah minta izin kepada Pak Presiden, ini semua harus bergerak bersama. Kita harus bergotong royong, tidak bisa memilah milah. Oh ini bukan kerjaan saya, tidak bisa saya lakukan. Sekali lagi tidak bisa begitu. Karena yang ditolong jiwa manusia," kata Mega.

(rzr/ain)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK