150 Anak di Yogyakarta Kehilangan Orang Tua Akibat Covid

CNN Indonesia | Kamis, 05/08/2021 02:51 WIB
Berdasarkan data sementara di lingkungan DIY, anak yang ditinggal mati orangtua karena Covid banyak tercatat di Kabupaten Sleman dan Bantul. Ilustrasi anak kala pandemi. (Foto: iStockphoto)
Yogyakarta, CNN Indonesia --

Ratusan anak di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) kehilangan orang tuanya yang meninggal akibat terpapar Covid-19.

"Sekitar 150 [anak] ada, yang sudah ada by name dan by address-nya. Itu statusnya anak-anak yang orang tuanya terpapar Covid dan meninggal. Ada yang yatim piatu, ada yang salah satu [orang tua meninggal]," kata Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk (DP3AP2) DIY Erlina Hidayati Sumardi, saat dihubungi, Rabu (4/8).

Menurut dia, angka tersebut masih berpotensi membengkak seiring proses pendataan dan pandemi yang masih berlangsung.


Selain itu pihaknya masih melalukan pengecekan ulang data yang dikumpulkan DP3AP2 DIY lewat jajaran di kabupaten/kota dan dari lembaga lain, seperti Satgas Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA), Muhammadiyah, dan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI).

"Mudah-mudahan minggu ini sudah kami dapat fix. Kalau sekarang ini datanya baru kabupaten/kota tapi belum semuanya masuk," lanjutnya.

Berdasarkan data sementara ini, Erlina menuturkan bahwa Kabupaten Sleman dan Bantul mendominasi untuk jumlah anak kehilangan orang tua akibat paparan Covid-19. Pihaknya turut mencatatkan kenaikan kasus kematian ibu saat melahirkan di seluruh kabupaten/kota.

"Ada juga di Pendowoharjo, Bantul, anak kembar dalam 5 hari kehilangan kedua orangtuanya, kakaknya, neneknya. Sekitar seminggu lalu," sebutnya.

DP3AP2 DIY juga memastikan bantuan atau dukungan bagi anak-anak yang kehilangan orang tua yang memberi mereka nafkah itu.

"Jangan sampai nanti anak sudah jadi korban Covid-19 sekaligus kehilangan orang tua sekaligus menjadi korban lainnya misalnya perdagangan anak atau tidak diasuh dengan baik dan sebagainya," sambungnya.

Senada, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan memberikan bantuan kepada anak-anak yang menjadi yatim piatu karena orang tuanya meninggal akibat Covid-19.

"Tentu kami melalui Dinsos mempunyai program ya mengatasi masalah ini, terlebih juga bagi keluarga yang orang tuanya meninggal dan anaknya menjadi anak yatim piatu, itu akan menjadi perhatian kita semua," kata Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria kepada wartawan saat meninjau vaksinasi di kawasan Jakarta Timur, Rabu (4/8).

"Dinsos akan mendata semuanya dengan Dinkes, kita akan menyiapkan program-program bantuan yang selama ini diberikan kepada masyarakat yang tidak mampu, yatim piatu," lanjutnya.

Hingga Rabu (4/8), kasus positif Covid di Ibu Kota mencapai 823.346 orang. Dari jumlah itu, 796.364 orang sembuh dan 12.531 lainnya meninggal dunia.

(kum/yoa/kid)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK