Mahasiswa Terdampak Covid Dapat Bantuan UKT Hingga Rp2,4 Juta

CNN Indonesia | Kamis, 05/08/2021 04:01 WIB
Kemendikbudristek melanjutkan bantuan uang kuliah tunggal (UKT) maksimal Rp2,4 juta per mahasiswa yang bisa membuktikan terdampak pandemi. Ilustrasi mahasiswa. (Foto: Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia --

Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Nadiem Makarim memutuskan melanjutkan bantuan uang kuliah tunggal (UKT) untuk mahasiswa yang terdampak Covid-19 tahun ini.

"Mulai September 2021, Kemendikbudristek akan salurkan Rp745 miliar untuk lanjutan bantuan UKT bagi mahasiswa yang terdampak covid-19," tutur dia, dalam acara yang disiarkan Youtube Kemendikbud RI, Rabu (4/8).

Nadiem mengatakan setiap mahasiswa bakal mendapat bantuan sesuai besaran UKT di kampusnya dengan batas maksimal Rp2,4 juta per mahasiswa.


"Kalau lebih besar dari itu, maka selisih UKT tersebut menjadi kebijakan perguruan tinggi sesuai kondisi mahasiswa," tambah Nadiem.

Bantuan UKT hanya diberikan kepada mahasiswa yang aktif kuliah dan tidak menerima bantuan Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIPK) dan beasiswa Bidikmisi.

Mahasiswa dan keluarga mahasiswa juga harus terbukti dalam kondisi ekonomi yang sulit dan terdampak pandemi.

Untuk mendapat bantuan, mahasiswa tinggal mengajukan diri kepada pemimpin perguruan tinggi. Pemimpin perguruan tinggi kemudian akan mengajukan nama mahasiswa ke Kemendikbudristek.

Bantuan UKT akan disalurkan langsung oleh Kemendikbudristek ke masing-masing perguruan tinggi.

Sebelumnya, bantuan UKT diberikan Nadiem kepada mahasiswa di perguruan tinggi negeri dan swasta pada pertengahan tahun lalu. Kebijakan ini diputuskan menjawab rentetan demonstrasi dan keluhan mahasiswa terkait beban UKT selama pandemi.

(fey/arh)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK