HUT Demokrat, SBY Terkenang Ibu Ani Yudhoyono

CNN Indonesia | Kamis, 09/09/2021 19:42 WIB
SBY mengenang Ani Yudhoyono sebagai sosok yang paling mengerti jalan pikirannya, kepribadian, karakter, dan cita-cita dirinya. Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono. (ANTARA FOTO/ASPRILLA DWI ADHA)
Jakarta, CNN Indonesia --

Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengenang sosok mendiang istrinya, Ani Yudhoyono dalam momen hari ulang tahunnya yang ke-72 serta peringatan HUT ke-20 Partai Demokrat.

Menurut SBY, Ani merupakan salah satu sosok penting dalam berdirinya Partai Demokrat. Ia menceritakan, sesaat sebelum Partai Demokrat lahir, ia sempat berdiskusi dengan Ani.

"Saya berdiskusi dengan mendiang Ibu Ani secara mendalam, karena beliau yang paling mengerti jalan pikiran saya, kepribadian, karakter, dan cita-cita saya. Apakah tepat waktu itu kita mendirikan partai politik?" ujar SBY dalam acara peringatan HUT Demokrat ke-20 yang digelar secara virtual, Kamis (9/9).


SBY bercerita, saat berencana mendirikan Demokrat, ia sudah tidak lagi berada dalam kabinet pemerintahan dan sudah pensiun dari militer. Menurutnya, saat itu ia merupakan orang yang bebas untuk mendirikan parpol.

SBY menyebut bahwa Ani Yudhoyono banyak terlibat dalam mendirikan partai berlambang mercy itu. Menurut dia, tidak sedikit pemikiran Ani yang disumbangkan kali itu.

"Bu Ani sudah terlibat, sudah melibatkan diri, sudah menyumbangkan pikiran-pikirannya yang tulus kepada saya, sebagai founding father," paparnya.

Menurut SBY, Ani terus berada dalam Demokrat, bahkan hingga akhir hayatnya. Ia menceritakan, pada Januari 2019, Ani sempat menemani dirinya ketika berkunjung ke Sumatera Utara dan Aceh dalam rangka turun ke lapangan jelang Pemilu 2019.

"Sejarah mencatat, kunjungan kami dulu ke Sumut dan Aceh, itu kunjungan terakhir Ibu Ani mendampingi saya, menghadapi pemilu 2019. Setelah kembali dari Banda aceh, dua hari kemudian, kami berangkat ke Singapura, dan setelah itu Bu Ani dirawat selama empat bulan hingga Allah memanggil orang yang sangat kita cintai," jelas SBY.

"Itu penghujung pengabdian Ibu Anie, dalam keadaan sakit masih menyempatkan bertemu kader," tuturnya menambahkan.

Ani Yudhoyono wafat pada 1 Juni 2019. Ia meninggal setelah menjalani perawatan medis selama beberapa bulan di National University Hospital (NUH), Singapura.

(dmi/ain)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK