WHO Ungkap Kemajuan Vaksinasi Lansia Aceh dan Sumbar Lambat

CNN Indonesia | Jumat, 17/09/2021 03:48 WIB
Lebih dari 90 persen lansia di Sumbar dan Aceh belum divaksin Covid-19, sementara empat provinsi NTT, Babel, Maluku, Kaltim, menunjukkan kemajuan signifikan. Ilustrasi vaksinasi lansia. (Foto: CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia --

Badan Kesehatan Dunia (WHO) mengungkapkan warga lanjut usia (lansia) yang belum menerima vaksin Virus Corona (Covid-19) di Sumatera Barat (Sumbar) dan Aceh masih ada di atas angka 90 persen.

"Dua provinsi melaporkan proporsi populasi lanjut usia yang tidak divaksinasi lebih besar atau sama dengan 90 persen, yaitu Aceh dan Sumatera Barat," tulis laporan situasi Covid-19 mingguan WHO per 15 September 2021, yang dikutip CNNIndonesia.com, Kamis (16/9).

Data vaksinasi terkini milik Kementerian Kesehatan mencatat, vaksinasi lansia dosis pertama di Sumbar baru mencapai 7,22 persen dari target 35.346 lansia yang divaksin. Sementara untuk Aceh, baru mencapai 7,36 persen dari target vaksinasi lansia sebanyak 24.972 orang di Aceh.


Artinya, masih ada 92,78 persen lansia di Sumbar dan 92,64 persen lansia di Aceh yang sama sekali belum mendapat suntikan vaksin covid-19. Padahal program vaksinasi nasional dengan sasaran kategori lansia sudah berjalan sejak Februari akhir lalu.

Menurut Laporan WHO per 1 September, 93,7 persen sasaran lansia di Aceh belum menerima vaksin Covid-19. Senada, masih ada 93,5 persen lansia di Sumatera Barat yang tak mendapatkan suntikan imunisasi Corona.

Sementara itu, per data 13 September, WHO juga mengapresiasi empat provinsi yang mengalami peningkatan pada capaian jumlah vaksinasi pada lansia. Mereka yakni Nusa Tenggara Barat yang capaian vaksinasi pada lansia naik 55,4 persen dibandingkan pekan sebelumnya.

Kemudian Kepulauan Bangka Belitung naik 49,2 persen, Maluku naik 34,1 persen, dan Kalimantan Timur yang capaian vaksinasi pada lansia naik 32,5 persen dalam sepekan terakhir.

"Per 13 September, terdapat provinsi yang menunjukkan peningkatan tinggi dalam tren mingguan dosis yang diberikan di antara populasi lansia," kata WHO.

Lebih lanjut, WHO juga menyoroti tiga provinsi yang capaian vaksinasi terhadap lansianya tinggi dengan posisi pertama ada di DKI Jakarta. Sebanyak 89,89 persen lansia di Ibu Kota telah menerima setidaknya vaksin dosis satu dari sasaran target 684.309 lansia di DKI.

Selanjutnya, Bali menempati urutan kedua tertinggi capaian vaksinasi pada lansia, sebab 60,40 persen dari target sasaran 274.749 lansia di Bali sudah mendapat dosis satu vaksin covid-19. Pun dengan DI Yogyakarta yang berhasil menyuntikkan vaksin covid-19 dosis pertama terhadap 56,82 persen dari sasaran 268.696 lansia.

Secara keseluruhan, Kemenkes per Rabu (16/9) Pukul 17.00 WIB mencatat sebanyak 5.771.551 orang lansia telah menerima suntikan dosis pertama vaksin virus corona. Sementara baru 4.076.671 orang lansia yang rampung menerima dua dosis suntikan vaksin covid-19 di Indonesia.

Dengan demikian, target vaksinasi pemerintah terhadap lansia dari total sasaran 21.553.118 orang baru menyentuh 26,78 persen dari sasaran vaksinasi lansia yang menerima suntikan dosis pertama. Sedangkan suntikan dosis kedua vaksinasi lansia baru berada di angka 18,91 persen.

(khr/arh)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK