WNA-WNI Vaksin di Luar Negeri Bisa Daftar di PeduliLindungi

KPC PEN, CNN Indonesia | Jumat, 17/09/2021 12:05 WIB
Data WNI dan WNA yang sudah vaksin di luar negeri kini dapat diintegrasikan melalui PeduliLindungi untuk memudahkan pemantauan orang yang masuk ke Indonesia. Data WNI dan WNA yang sudah vaksin di luar negeri kini dapat diintegrasikan melalui PeduliLindungi untuk memudahkan pemantauan orang yang masuk ke Indonesia. (Foto: dok. CNNIndonesia.com/ Eka Santhika)
Jakarta, CNN Indonesia --

Data warga negara Indonesia (WNI) maupun warga negara asing (WNA) yang sudah melakukan vaksinasi di luar negeri kini dapat diintegrasikan melalui aplikasi PeduliLindungi.

Hal ini dilakukan untuk memudahkan pendataan dan pemantauan orang yang masuk ke Indonesia sebagai upaya penanganan pandemi Covid-19.

Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate mengatakan pemerintah telah menyiapkan laman vaksinIn.dto.kemkes.go.id untuk para WNI maupun WNA untuk mendaftar dan mengajukan verifikasi.


Proses verifikasi akan dikonfirmasi melalui email yang sudah didaftarkan di laman tersebut dalam waktu maksimal 3 hari kerja.

"Setelah itu pendaftar harus masuk ke dalam aplikasi PeduliLindungi untuk mengklaim sertifikat vaksin yang nanti muncul setelah diverifikasi," ujar Johnny, Kamis (16/9).

Setelah itu, lanjutnya, WNI atau WNA tersebut bisa menggunakan aplikasi PeduliLindungi untuk mengakses berbagai tempat fasilitas umum.

Berkas yang harus disiapkan bagi WNI berupa KTP dengan NIK, ID yang dipakai untuk verifikasi adalah NIK dan Kartu Vaksinasi. Verifikasi akan dilakukan oleh Kementerian Kesehatan.

Adapun berkas yang harus disiapkan oleh WNA, lanjut Johnny, adalah izin diplomatik dari Kementerian Luar Negeri atau izin tinggal dari imigrasi dan kartu vaksinasi. ID yang dipakai untuk verifikasi adalah nomor paspor.

Verifikasi bagi WNA dengan izin diplomatik dilakukan oleh Kementerian Luar Negeri, sedangkan verifikasi bagi WNA dengan izin tinggal masih dalam proses finalisasi antara Kemenkes dengan Kemenlu.

Selain itu, WNI dan WNA yang mendapatkan vaksinasi di luar negeri juga dapat menggunakan aplikasi PeduliLindungi untuk memudahkan dalam memperlancar akomodasi ke fasilitas publik.

"Penambahan fitur ini dapat membantu pemerintah dalam melakukan tracing dengan cepat untuk mengendalikan pandemi," ujarnya.

Sementara itu, Juru Bicara Kementerian Kesehatan dr. Siti Nadia Tarmizi mengatakan pihaknya berkoordinasi dengan petugas di pintu-pintu masuk ke tanah air dan menyusun kebijakan untuk mengantisipasi kemungkinan masuknya varian-varian yang berasal dari luar negeri.

"Kami juga terus berkonsultasi dengan WHO untuk terus memperbarui informasi terkait varian-varian baru yang berpotensi masuk dan menyebar di Indonesia," katanya.

Dia juga mengimbau semua pihak yang terkait dengan pengawasan di pintu masuk negara ini untuk dapat berkoordinasi dengan baik dan memperketat penjagaan serta pengawasan.

"Hal ini demi melindungi masyarakat kita semua agar tidak terpapar dari varian baru virus Covid-19 yang lebih cepat penularannya dan lebih sulit pengendaliannya," ujar dr. Nadia.

(fef)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK