Polisi Ikut Buru Pelaku Vandalisme Tugu Sepatu Sudirman

CNN Indonesia | Minggu, 19/09/2021 20:01 WIB
Polisi berkoordinasi dengan Satpol PP akan mengejar pelaku yang telah merusak Tugu Sepatu di Sudirman, Jakarta. Tugu Sepatu di kawasan Sudirman, Jakarta, jadi korban vandalisme. (Foto: Detikcom/Adhyasta D)
Jakarta, CNN Indonesia --

Kepolisian turut serta menyelidiki dan mencari pelaku aksi vandalisme di Tugu Sepatu yang terletak di kawasan Sudirman, Jakarta Pusat.

Tugu Sepatu menjadi sasaran pencoretan dengan semprotan aerosol oleh orang tak dikenal, sehari usai diresmikan pada Jumat (17/9).

"Tetap akan kita selidiki, koordinasi dengan Satpol PP," kata Kapolsek Tanah Abang Kompol Singgih Hermawan saat dikonfirmasi, Minggu 19/9).


Sementara itu, Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria prihatin dengan aksi vandalisme di Tugu Sepatu tersebut.

Riza menyatakan pihaknya sebenarnya memberikan kesempatan yang luas untuk meningkatkan kreativitas. Namun, lanjutnya, kreativitas itu harus dilakukan pada tempatnya masing-masing.

"Tahu tempatnya, jangan kegiatan-kegiatan tersebut dilakukan pada tempat yang tidak pada tempatnya, Tugu Sepatu itu bagian dari ikon kota Jakarta, jangan kemudian dinodai oleh vandalisme," tuturnya.

Disampaikan Riza, aparat bakal mengusut tuntas siapa pelaku aksi vandalisme tersebut. Selain itu, kata Riza, ke depannya pengawasan akan lebih ketat untuk mencegah aksi serupa terulang kembali.

"Ke depan kami minta, kami tidak melarang kegiatan-kegiatan mural dan sebagainya, kreativitas generasi muda saya mohon disalurkan pada tempatnya," ucap Riza.

Sebelumnya, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf) Gumilar Ekalaya menyebut bahwa instalasi Tugu Sepatu itu dipasang untuk menandai rangkaian acara Festival Kolaborasi Jakarta 2021.

Selain di daerah Sudirman, dua lokasi lain yang menjadi titik pemasangan instalasi tersebut yakni Lapangan Banteng, dan Alun-Alun Velodrome. Rencananya, Tugu Sepatu itu akan dipajang hingga 26 September.

Pembangunan instalasi Tugu Sepatu Jakarta itu disebut tidak menggunakan APBD dan inisiasi dari pelaku ekonomi kreatif. Pemprov DKI Jakarta disebut hanya memfasilitasi dengan menyediakan ruang publik yang bisa dimanfaatkan seluruh masyarakat Jakarta.

(dis/wis)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK