Kebakaran Lapas Tangerang, 3 Petugas Terancam 5 Tahun Penjara

CNN Indonesia | Senin, 20/09/2021 16:07 WIB
Polda Metro Jaya menyatakan 3 petugas tersangka kebakaran Lapas Tangerang dijerat pasal 359 KUHP, yakni terkait kelalaian menyebabkan orang lain meninggal. Petugas di depan pintu masuk Lapas Klas I Tangerang, Banten, 8 September 2021. (AP/Dita Alangkara)
Jakarta, CNN Indonesia --

Kepolisian Daerah Metro Jaya (Polda Metro Jaya) telah menetapkan tiga petugas sebagai tersangka dalam kasus kebakaran Lapas Klas I Tangerang, Banten. Tiga petugas berinisial RU, S, dan Y dijerat pasal dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dengan ancaman lima tahun bui.

"Dari itu tadi pagi gelar perkara yang di dalam itu ditetapkan 3 orang tersangka untuk pasal 359 KUHP," kata Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya Kombes Tubagus Ade Hidayat di Polda Metro Jaya, Senin (20/9).

Diketahui Pasal 359 KUHP berbunyi: barang siapa karena kesalahannya (kealpaannya) menyebabkan orang lain mati, diancam dengan pidana penjara paling lama lima tahun atau pidana kurungan paling lama satu tahun.


Namun, dalam kesempatan tersebut, Tubagus tak menjelaskan secara rinci ihwal kealpaan yang dilakukan ketiga petugas hingga akhirnya ditetapkan sebagai tersangka.

"Bentuk kealpaannya tidak bisa diuraikan khusus, karena materi penyidikan," ujarnya.

Tubagus menerangkan tiga tersangka nantinya akan segera diperiksa untuk dimintai keterangan ihwal peristiwa kebakaran tersebut.

"Saat ini kami baru umumkan hasil gelar perkara, kapan akan dipanggil tersangka kami akan rumuskan dan tuangkan dalam rencana penyidikan," tuturnya.

Diketahui, insiden kebakaran di Lapas Klas I Tangerang terjadi pada 8 September lalu dan menyebabkan 41 orang meninggal dunia dan lainnya luka-luka.

Kemenkumham sejauh ini sudah menyerahkan 38 jenazah yang telah teridentifikasi ke pihak keluarga. Kepolisian sempat kesulitan mengidentifikasi akibat kondisi jasad korban kebakaran yang sulit dikenali.

(dis/kid)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK