PMI Targetkan 1.000 Warga Tual Maluku Divaksinasi Covid-19

CNN Indonesia | Rabu, 22/09/2021 01:10 WIB
PMI bersama ICRC dan Pemkot Tual menggelar vaksinasi Covid-19 kepada warga Desa Ohoitel dan Desa Ohoitahait, Kecamatan Dullah, Kota Tual, Maluku. PMI menggandeng Komite Internasional Palang Merah (ICRC) dan Pemerintah Kota (Pemkot) Tual menggelar vaksinasi Covid-19 kepada warga Desa Ohoitel dan Desa Ohoitahait, Kecamatan Dullah, Kota Tual, Maluku. Ilustrasi (ANTARA FOTO/FAUZAN)
Maluku, CNN Indonesia --

Palang Merah Indonesia (PMI) menggandeng Komite Internasional Palang Merah (ICRC) dan Pemerintah Kota (Pemkot) Tual menggelar vaksinasi Covid-19 kepada warga Desa Ohoitel dan Desa Ohoitahait, Kecamatan Dullah, Kota Tual, Maluku.

Wakil Ketua II Bidang Relawan PMI Kota Tual, G. Maxie Tinggogoy menargetkan vaksinasi Covid-19 selama empat hari ke depan dapat menjangkau 1.000 warga Kota Tual.

"Kami targetkan seribu selama empat hari vaksinasi PMI, ICRC dan Pemkot Tual," kata Maxie kepada CNNIndonesia.com, Selasa, (21/9).


Kepala Dinas Kesehatan Kota Tual ini menyebut pihaknya menutup sementara seluruh Puskesmas di Kota Tual selama penyelenggaraan vaksinasi Covid-19. Pihaknya menyediakan 1.000 dosin vaksin Covid-19 Sinovac.

"Sekarang kami sudah amankan sekitar seribu dosis vaksin Sinovac , kalau kurang kami mengajukan permintaan lagi ke Dinkes Maluku," ujarnya.

Sementara Manager Kerja Sama ICRC Freddy Nggadas mengatakan pihaknya mendukung pemerintah menggenjot vaksinasi Covid-19 di seluruh wilayah Indonesia.

"Jadi di Indonesia PMI mencoba men-support pemerintah mengadakan vaksinasi di berbagai tempat," ujarnya.



Salah satu warga Desa Ohoitel, Don Rumangun (42) mengatakan masyarakat antusias terhadap program vaksinasi Covid-19 tersebut. Mereka pun ramai-ramai mendatangi fasilitas kesehatan yang menjadi tempat vaksinasi.

Rumangun mengatakan masyarakat mendukung program vaksinasi pemerintah untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona, terutama di Kota Tual.

"Kita ikuti vaksin ini selain untuk imun tubuh, vaksin juga sebagai syarat penerima bantuan sosial, sebab kalau tak ada sertifikat vaksin bantuan sulit didapat," ujarnya kepada CNNIndonesia.com dilokasi vaksinasi di Kantor Desa Ohoitel.

Rumangun mengajak masyarakat yang tinggal jauh dari fasilitas kesehatan untuk memanfaatkan program vaksinasi yang digelar PMI, ICRC dan Pemkot Tual selama empat hari.

Per Januari-Agustus 2021, Pemkot Tual, sudah melakukan penyuntikan vaksin kepada warga sebanyak 13.201 dosis. Angka ini membawa persentase vaksinasi di Kota Tual menduduki peringkat kelima dari 11 Kabupaten Kota di Maluku.

Pemkot Tual menargetkan percepatan vaksinasi akan tuntas pada Desember 2021 dengan menargetkan 68.812 atau 70 persen dari jumlah penduduk sebanyak 88 ribu.

(sai/fra)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK