Gerakan Mobil Masker BNPB Perkuat Prokes Masyarakat Papua

BNPB, CNN Indonesia | Senin, 27/09/2021 09:00 WIB
BNPB meluncurkan Gerakan Mobil Masker di Papua untuk memastikan PON XX digelar aman melalui protokol kesehatan yang ketat demi mencegah lonjakan kasus Covid-19. BNPB meluncurkan Gerakan Mobil Masker di Papua untuk memastikan PON XX digelar aman melalui protokol kesehatan yang ketat demi mencegah lonjakan kasus Covid-19. (Foto: Arsip BNPB)
Jakarta, CNN Indonesia --

Pekan Olahraga Nasional (PON) ke XX di Papua akan segera digelar. Pemerintah melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memastikan perhelatan tersebut digelar aman melalui protokol kesehatan yang ketat demi mencegah lonjakan kasus Covid-19.

Salah satu caranya, dengan menurunkan Gerakan Mobil Masker yang disebar di empat wilayah pusat pertandingan, yaitu Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Kabupaten Mimika, dan Kabupaten Merauke.

"Tujuannya adalah agar event besar seperti PON ini terselenggara dengan sukses dan aman dari Covid-19," kata Riswandi, Ketua Subsatgas Prokes Kota Jayapura pada Sabtu (25/9).


Kegiatan Mobil Masker dan kampanye protokol kesehatan khususnya menyasar wilayah yang berpotensi menimbulkan kerumunan, seperti di Lapangan Mandala, Gelanggang Olahraga (GOR) Cendrawasih, Lapangan Universitas Cenderawasih, Jembatan Youtefa, GOR Politeknik Penerbangan, dan GOR Waringin.

Selain itu, juga akan ditempatkan6 gerai masker di pusat-pusat kegiatan selama kelangsungan PON XX. Riswandi menyebut, sebanyak 1.000 masker akan dibagikan ke masing-masing gerai setiap hari.

Tak hanya mobil masker, penguatan protokol kesehatan juga dilakukan melalui kampanye dan edukasi protokol kesehatan secara langsung kepada para atlet, pendamping atlet/official, dan masyarakat di sekitar venue pertandingan.

Adapun operasi pembagian masker di Kota Jayapura akan dimulai pada Sabtu (25/9). Total 12 ribu masker yang dibagikan hari ini.

Penguatan protokol kesehatan di Kota Jayapura itu didukung oleh 123 relawan prokes PON XX Papua dari berbagai lembaga. Sebelumnya, para relawan sudah mengikuti kegiatan peningkatan kapasitas dengan dibekali pendalaman materi terkait protokol kesehatan dan sistem pelaporan aplikasi inaRISK.

(rea)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK