BMKG Jelaskan Penyebab Cuaca Ekstrem Angin Kencang di Depok

CNN Indonesia | Minggu, 26/09/2021 20:19 WIB
BMKG menyatakan cuaca ekstrem berupa angin kencang di Depok terjadi akibat pembentukan awan yang sangat cepat dan intensif. Ilustrasi cuaca ekstrem (ANTARA FOTO/Oky Lukmansyah/Asf/pd/15.)
Jakarta, CNN Indonesia --

Forecaster on Duty BMKG Bogor, Jawa Barat menjelaskan bahwa hujan deras yang disertai angin kencang yang terjadi di Kota Depok, Minggu (26/9) petang ini dipicu karena tutupan awan hujan.

BMKG mencatat pada pukul 13.28-16.36 WIB, terdapat tutupan awan hujan di sekitar Kota Depok yang dipantau oleh citra radar Jabodetabek. Awan itu, kata BMKG, terbentuk sangat cepat dan intensif. Terlihat dari nilai reflektifitas maksimum (50 - 55 dBz) di sekitar Depok terjadi pada pukul 15.28-16.08 WIB.

"Ini mengindikasikan terjadinya hujan dengan intensitas sedang hingga lebat pada periode tersebut," kata BMKG Bogor dalam keterangannya, Minggu (26/9).


Tak hanya itu, hujan lebat juga dipicu karena pertumbuhan awan konvektif dan pemanasan menjelang siang hari di wilayah tersebut.

"Terdapat pola perlambatan angin di sekitar Laut Jawa sebelah utara Jawa Barat, pertumbuhan awan konvektif juga dipicu oleh pemanasan menjelang siang hari," kata BMKG Kota Bogor.

Hujan lebat itu di dukung oleh kondisi indeks labilitas udara dan nilai kelembaban udara (RH) lapisan 850 mb hingga 500 mb yang lembab (60-80 persen) di Depok.

"Sehingga meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sebagian besar wilayah Depok," kata BMKG Bogor.

Melihat hal itu, BMKG Kota Bogor mencatat wilayah Kecamatan Sawangan, Jalan Pondok Petir, Kecamatan Bojongsari hingga Kecamatan Pancoran Mas, Kota Depok terdampak besar hujan lebat disertai angin kencang petang ini.

Bahkan, BMKG mencatat Di Perumahan Cluster Permata Mansion Serua Sawangan banyak pohon tumbang dan terjadi genangan

"Di Bojongsari angin kencang mengakibatkan banyak pohon tumbang hingga menimpa rumah warga dan menutupi jalan," kata BMKG Kota Bogor.

(rzr/bmw/bmw)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK