Airlangga Tunjuk Waketum Pengganti Azis di Golkar

CNN Indonesia | Senin, 27/09/2021 23:13 WIB
Ketum Golkar, Airlangga Hartarto, menunjuk tiga wakil ketua umum baru di partainya, termasuk untuk mengisi posisi Azis Syamsuddin yang menjadi tersangka KPK. Ketum Golkar, Airlangga Hartarto, menunjuk tiga wakil ketua umum baru di partainya, termasuk untuk mengisi posisi Azis Syamsuddin yang menjadi tersangka KPK. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia --

Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto, menunjuk tiga wakil ketua umum baru di jajaran partainya, termasuk di antaranya untuk mengisi posisi Azis Syamsuddin yang menjadi tersangka KPK dan dinyatakan nonaktif.

Untuk menggantikan posisi Azis sebagai Waketum Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Polhukam), Airlangga menunjuk Adies Kadir, yang sebelumnya menjabat sebagai Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar.

"Wakil Ketua Umum bidang Polhukam yang dijabat Azis karena non-aktif sementara, jadi digantikan oleh saya," kata Adies kepada wartawan di DPP Partai Golkar, Senin (27/9) malam.


Penetapan Adies sebagai pengganti Azis di posisi waketum ini disepakati dalam rapat pleno yang dihadiri langsung oleh Airlangga pada Senin (27/9) malam.

Selain Adies, Airlangga juga menunjuk dua wakil ketua umum baru. Masing-masing yakni Firman Subagyo sebagai Waketum Bidang Sosial menggantikan Roem Kono yang menjadi duta besar. Ada pula Erwin Aksa menggantikan Rizal Mallarangeng yang telah menjadi komisaris Telkom.

"Kalau DPP, kemungkinan tidak ada perubahan, karena sudah disetujui semua melalui rapat pleno," ucap Adies.

Meski telah menetapkan tiga nama baru di jajaran waketum, Airlangga belum menetapkan nama pengganti Azis di posisi Wakil Ketua DPR. Sebelumnya, Airlangga disebut telah menyetujui nama Sekjen Lodewijk Paulus sebagai pengganti Azis.

[Gambas:Video CNN]

Hal itu disampaikan Ketua DPP, Firman Subagyo. Nama Lodewijk, kata Firman, telah disepakati dalam rapat terbatas partai Golkar pada Minggu (26/9) malam.

Namun, Airlangga baru akan mengumumkan pengganti Azis pada Rabu (29/9) di DPR, bersamaan dengan penyerahan surat usulan ke Ketua DPR, Puan Maharani.

"Hari Rabu ketua umum ingin mengantarkan sendiri suratnya ke Ketua DPR, bersama-sama dengan ketua fraksi dan sekretaris fraksi. Jadi, pertimbangannya itu," kata Adies.

(ryn/has)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK