Baku Tembak di Papua, Seorang Polisi Tertembak di Dada

CNN Indonesia | Selasa, 28/09/2021 16:24 WIB
Kaops Satgas Nemangkawi mengatakan perwira polisi yang terluka itu saat ini menjalani perawatan di RS Bhayangkara Jayapura. Ilustrasi. Kaops Satgas Nemangkawi mengatakan perwira polisi yang terluka itu saat ini menjalani perawatan di RS Bhayangkara Jayapura. (Thinkstock/hurricanehank)
Jakarta, CNN Indonesia --

Kontak senjata antara aparat TNI-Polri dengan kelompok kriminal bersenjata (KKB) kembali terjadi di Distrik Kiwirok, Pegunungan Bintang, Papua pada Selasa (28/9).

Seorang perwira kepolisian yang bertugas di Satgas Nemangkawi tertembak.

"Benar [terjadi kontak tembak dan seorang perwira tertembak]. Tidak meninggal, terkena serpihan saja," kata Kepala Operasi Nemangkawi, Brigjen Ramdani Hidayat saat dikonfirmasi, Selasa (28/9).


Saat ini, perwira kepolisian itu tengah mendapat perawatan di RS Bhayangkara Polri, Jayapura.

Dari informasi yang dihimpun, nama anggota Satgas yang tertembak itu ialah Inspektur Satu (Iptu) Budi Basra. Ia terkena tembakan di bagian dada dan dievakuasi oleh personel lain dalam keadaan sadar pasca kontak senjata.

Penembakan itu terjadi pada sekitar pukul 06.40 WIT. Diduga KKB yang terlibat dalam serangan tersebut merupakan pimpinan Ngalum Kupel

Iptu Budi kemudian dievakuasi menggunakan Helikopter Polri pada sekitar pukul 07.45 WIT dari Bandara Kiwirok menuju Bandara Oksibil. Saat hendak melakukan evakuasi di Bandara, helikopter mendapat gangguan tembakan.

Eskalasi kontak tembak di wilayah Kiwirok sempat memuncak dalam beberapa hari terakhir. Tenaga medis diduga diserang KKB pada Senin (13/9) lalu. Sebanyak dua nakes dikabarkan hilang. Setelah dilakukan pencarian, aparat menemukan dua nakes tersebut di jurang. Salah satunya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Pada Minggu (26/9) kemarin pun, seorang anggota Brimob yang bertugas di Satgas Nemangkawi, Anumerta Bharatu Muhammad Kurniadi meninggal dunia dalam kontak senjata.

Merujuk pada keterangan resmi Satgas Nemangkawi, kejadian berawal dari terdengar suara tembakan dari depan Polsek Kiwirok sekitar pukul 4.50 WIT. Menanggapi itu, petugas yang berjaga melakukan ambush atau penyergapan ke arah suara tembakan.

Bharatu Muhammad Kurniadi merupakan salah satu personel yang membuka perimeter atau jalan penyergapan itu bersama salah seorang aparat lain.

Saat tengah membuka jalan, Kurniadi kemudian terkena tembakan dimana peluru mengenai arteri ketiak kanan dirinya.

(mjo/kid)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK