Dahnil Ungkap Alasan Gerindra Kukuh Usung Prabowo Capres 2024

CNN Indonesia | Selasa, 12/10/2021 07:14 WIB
Jubir Prabowo, Dahnil Anzar, mengakui ada tren elektabilitas Prabowo stagnan. Namun, menjadikan Prabowo sebagai Presiden RI adalah misi utama Gerindra. Menteri Pertahanan Prabowo Subianto. (Foto: ANTARA FOTO/FIKRI YUSUF)
Jakarta, CNN Indonesia --

Juru Bicara Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, Dahnil Anzar Simanjuntak mengatakan misi partai Gerindra sejak awal adalah menjadikan Prabowo sebagai presiden. Ia mengklaim misi itu juga didukung oleh para kader Gerindra.

Dahnil mengklaim tidak ada tokoh lain untuk calon presiden (Capres) yang diharapkan oleh para kader Gerindra selain Prabowo. Oleh sebab itu, kata Dahnil, Prabowo dianggap sebagai tokoh sentral yang menjadi motor utama di partai Gerindra.

"Aspirasi grassroot Gerindra ya sejak awal memang menginginkan pak Prabowo menjadi presiden dan itu sejak awal berdirinya partai ini dibentuk," kata Dahnil kepada CNN Indonesia TV, Senin (11/10) malam.


Dahnil tak menampik terkait elektabilitas Prabowo yang dianggap stagnan meskipun merajai sejumlah survei. Namun, menurutnya, hal itu justru menjadi evaluasi untuk Prabowo dan seluruh kader Gerindra untuk meyakinkan suara publik.

"Ya tidak apa [stagnan], itu jadi evaluasi secara politik kepada seluruh kader Gerindra agar kemudian beliau bisa memaksimalkan tugas-tugas beliau di Kemenhan pada saat ini. Di sisi lain seluruh kader Gerindra bertanggung jawab melayani publik dan juga percaya pada partai Gerindra danPrabowo," ungkapnya.

Rencana mantap Prabowo menjadi capres pada Pilpres 2024 awalnya dicetuskan oleh Sekretaris Jenderal DPP Partai Gerindra Ahmad Muzani.

Ia menyebut alasan Ketua Umum Partai Gerindra itu maju dalam kontestasi Pilpres 2024, salah satunya adalah permintaan masyarakat yang masif.

"Saya katakan, 2024 Pak Prabowo Insya Allah akan maju dalam laga pilpres. Majunya beliau karena begitu masifnya permintaan kita semua, besar harapan rakyat, pembangunan harus berlanjut, cita-cita kita berpartai belum terwujud," kata Muzani dalam keterangannya di Jakarta, seperti dikutip dari Antara, Minggu (10/10).

Selain itu, Gerindra percaya diri dengan sosok Prabowo berkaca dari hasil sejumlah survei. Dalam kurun waktu enam bulan, Prabowo kerap berada di posisi teratas atau paling tidak masuk dalam tiga besar.

Survei Puspoll Indonesia pada April 2021 misalnya, menunjukkan tingkat elektabilitas Prabowo mencapai 20,9 persen. Kemudian disusul Anies dengan 15,4 persen, dan Ganjar 13,8 persen.

(yla/wis)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK