Gegara Tagih Bukti Vaksin, RS di Balige Diamuk Kerabat Pasien

CNN Indonesia | Rabu, 13/10/2021 11:43 WIB
Keluarga pasien kecelakaan mengamuk lantaran pihak RS meminta sertifikat vaksin dan KTP sebagai syarat penanganan lebih lanjut untuk pasien. Ilustrasi kekerasan. (Istockphoto/burakkarademir)
Jakarta, CNN Indonesia --

Video keributan di Rumah Sakit (RS) HKBP Balige, Sumatera Utara (Sumut) viral di media sosial. Sekelompok pria tiba-tiba merusak fasilitas rumah sakit dan mencoba melukai tenaga kesehatan di sana.

Kapolda Sumut, Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak mengatakan keributan itu terjadi pada Minggu (10/20). Polisi langsung bergerak dengan menangkap dua orang pria yang diduga membuat keributan di rumah sakit itu.

"Dalam kasus keributan itu, dua orang sudah kita tangkap yakni, Taren Sing dan Jasprit Sing," kata Panca didampingi Waka Polda Sumut Brigjen Pol Dadang Hartanto dan Dir Reskrimum Polda Sumut, Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja, Rabu (13/10).


Panca mengungkapkan, peristiwa itu berawal saat Taren Sing dan Jasprit Sing menjenguk keponakannya bernama Sanjay di RS HKBP Balige karena mengalami kecelakaan lalu lintas pada Minggu (10/7).

"Mereka bermohon kepada pihak rumah sakit yaitu dokter untuk segera dilakukan penanganan. Tim dokter telah melakukan penanganan dengan pembersihan terhadap luka dan sudah jahit," jelasnya.

Kemudian pihak rumah sakit meminta KTP dan surat vaksin sebagai syarat administrasi agar pasien dapat ditangani lebih lanjut. Permintaan pihak rumah sakit itulah yang membuat kedua pria tadi mengamuk.

"Kedua pemuda itu mendesak agar dilakukan pengobatan terhadap saudaranya tersebut. Lalu keduanya melakukan pengerusakan di meja resepsionis rumah sakit," papar Panca.

Tak hanya itu, kedua pria tersebut juga memukul satpam di rumah sakit itu saat mencoba mengamankan keduanya. Setelah keributan itu, pihak keluarga membawa pasien untuk berobat ke RS Mitra Sejati.

"Pasien telah dibawa keluarga dan dirawat di RS Mitra Sejati. Tim Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Sumut bersama Polres Toba akan menuntaskan kasus keributan di RS HKBP Balige tersebut. Penyidik masih melakukan pemeriksaan," ucapnya.

Sementara itu, Winda mewakili keluarga kedua pelaku menyampaikan permohonan maaf atas keributan yang terjadi di RS HKBP Balige tersebut.

"Saya mohon maaf. Kami keluarga menyerahkan semua penanganan kasusnya kepada pihak kepolisian," pungkasnya.

(fnr/ain)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK