Status Tersangka Ibu Korban Pemukulan Preman Medan Dievaluasi

CNN Indonesia | Rabu, 13/10/2021 23:17 WIB
Polisi mengevaluasi status tersangka Liti Wari Iman Gea, seorang ibu pedagang sayur korban pemukulan preman di Pasar Gambir, Kota Medan. Ilustrasi korban penganiayaan. (Foto: Istockphoto/JOHNGOMEZPIX)
Jakarta, CNN Indonesia --

Status tersangka Liti Wari Iman Gea, seorang ibu pedagang sayur korban penganiayaan preman di Pasar Gambir, Kota Medan, Sumatera Utara, dikaji oleh penyidik.

Kepala Bidang Humas Polda Sumatera Utara Kombes Pol Hadi Wahyudi mengatakan kasus tersebut saat ini masih ditangani oleh tim penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sulut, dan terus dilakukan evaluasi.

"Laporan Pak Benny (pelaku pemukulan), yang terlapor Ibu Gea, dengan penetapan status tersangka Ibu Gea, ini yang terus didalami oleh penyidik. Penyidik, berupaya untuk mengevaluasi," kata Hadi dalam program Mata Najwa, Rabu (13/10) malam.


Dia menjelaskan pelaku atas nama Benny dan korban Gea sama-sama ditetapkan sebagai tersangka usai keduanya saling melapor.

Agar penyidikan terus berjalan, lanjut Hadi, kedua laporan (LP) itu ditangani oleh level kepolisian berbeda, yakni Polda Sumut dan Polrestabes Medan.

"Untuk LP, yang dilayangkan oleh saudara Benny, dengan terlapor yaitu ibu Gea, proses penyidikan dan penanganannya, dilakukan oleh Ditreskrimum Polda [Sumut]," ucap Hadi.

"Kemudian, laporan Ibu Gea, dengan terlapor saudara Benny, proses penyidikannya dilakukan oleh Polrestabes [Medan]," tambahnya.

Kasus itu semula ditangani oleh Polsek Percut Sei Tuan. Belakangan, Kanitreskrim dan Kapolsek telah dicopot dari jabatannya karena diduga melakukan proses penyidikan yang tidak profesional. 

BS, pria yang menganiaya Liti Wari, sendiri saat ini sudah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan. Kepolisian kini tengah mengejar dua tersangka lainnya yaitu DD, dan FR. 

"Untuk tersangka BS sudah ditahan. Kami mengimbau kepada kedua pelaku lainnya yang diduga ikut melakukan penganiayaan agar segera menyerahkan diri," kata Hadi.

Dari video yang beredar, kasus penganiayaan itu terjadi saat BS bersama temannya datang ke warung Liti Wari di Pasar Gambir, Percut Sei Tuan, untuk meminta setoran atau pungutan liar. Korban menolak permintaan kelompok preman itu.

Kemudian terjadi pertengkaran hingga BS menganiaya korban. Gea sempat berusaha mengelak dari pukulan dan tendangan yang dilancarkan BS meski akhirnya tak berdaya.

Kasus kemudian viral usai Gea mengunggah kekecewaannya di media sosial setelah ditetapkan menjadi tersangka.

(thr/fnr/arh)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK