Luhut Ragu Target Rehabilitasi Mangrove 2021 Bisa Tercapai

CNN Indonesia | Kamis, 14/10/2021 04:15 WIB
Menko Marves Luhut Pandjaitan menyebut target rehabilitasi mangrove tahun ini tidak sulit mencapai target. Aktivis dan warga menanam bibit bakau di pantai Pulau Harapan, Kepulauan Seribu, Sabtu (22/5). Menko Marves Luhut Pandjaitan menyebut target rehabilitasi mangrove tahun ini sulit terkejar. (Foto: ANTARA FOTO/ADITYA PRADANA PUTRA)
Jakarta, CNN Indonesia --

Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menyebut capaian lahan rehabilitasi mangrove alias bakau tahun ini sulit mencapai target.

Menurutnya, Badan Restorasi Gambut dan Mangrove (BRGM), Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) dan pihak-pihak terkait harus lebih berusaha lagi untuk percepatan rehabilitasi tersebut.

"Kita jangan slogan aja, kita harus hidup dengan realitas. Ini kita tahun ini tidak tercapai target. Tahun ini supposed to be a hundred fifty thousand hectares but i don't think that we can reach that size. So we have to work very hard," kata Luhut dalam peluncuran Peta Mangrove Nasional, Rabu (13/10).


Menurutnya, percepatan rehabilitasi mangrove harus dilakukan agar target semula di 2024 tercapai. Pada tahun itu, pemerintah menargetkan 620 ribu hektare sudah ditanami mangrove.

Selain itu, Luhut juga mengatakan rehabilitasi mangrove terutama di Bali harus secepatnya dilakukan agar Indonesia bisa pamer saat Presidensi G20 tahun 2022.

"Kemarin saya ketemu presiden, presiden mau pada G20 beliau mau bawa tour di tempat penanaman mamgrove," kata dia.

"Di pantainya mungkin kita bersihkan, kita harus tanam mangrove jadi betul keliatan Bali itu cantik jadi jangan Bali tuh bau sampah begitu masuk ke pulau Bali," imbuhnya.

Untuk mencapai target itu, pihaknya mengaku dibantu semua perusahaan kelapa sawit.

"Semua pabrik industri kelapa sawit, industri semua sudah saya kumpulin, dan saya akan tekankan lagi mereka punya wajib hukumnya menanam mangrove. Mereka mau," kata Luhut.

Purnawirawan jenderal TNI AD itu juga mengklaim telah membicarakan hal serupa dengan PT Freeport Indonesia saat mengunjungi Papua beberapa waktu lalu.

"Mereka punya beberapa ribu area yang bisa tanami mangorve, saya bilang kamu bisa convert itu," ucapnya.

Terpisah, Plt Dirjen Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Rehabilitasi Hutan (PDASRH) KLHK Helmi Basalamah mengungkapkan ada kenaikan capaian lahan rehabilitasi mangrove pada tahun 2019-2021 seluas 52.873 hektare.

Deforestasi Hutan KalimantanDeforestasi Hutan Kalimantan. (Foto: www.grida.no)

Angka itu didapat dari capaian total lahan yang telah dilakukan rehabilitasi mangrove pada 2013-2019 seluas 3.311.207 hektare, dan total angka pada 2021 yakni 3.364.080 hektare.

"Dengan kata lain terdapat kenaikan luas lahan mangrove existing seluar 52.873 hektar," kata dia.

Ia juga mengakui terdapat 756 ribu hektare lahan yang berpotensi sebagai habitat mangrove namun belum ditanami. Namun, lahan itu kini sudah dimasukkan pada Peta Mangrove Nasional tahun 2021.

"Informasi baru yang berbeda dari sebelumnya, pada pemutakhiran ini peta mangrove nasional tahun 2021 adalah luas potensi habitat mangrove sebesar 756.000 hektare," ucapnya.

(yla/arh)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK