Oknum Polisi di Deliserdang Aniaya Warga Hingga Terkapar

CNN Indonesia | Kamis, 14/10/2021 16:51 WIB
Kapolresta Deliserdang Kombes Yemi Mandagi membenarkan insiden itu terjadi di wilayah Deliserdang. Dia meminta maaf atas peristiwa tersebut. Ilustrasi pemukulan. (Istockphoto/deepblue4you)
Medan, CNN Indonesia --

Video yang menunjukkan seorang pria dipukuli oleh oknum polisi Satlantas hingga terkapar di jalan, viral di media sosial (medsos). Peristiwa itu terjadi di Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara (Sumut) pada Rabu (13/10).

Dalam video yang beredar, pria yang memakai jaket hitam tersebut tiba-tiba dipukuli oleh oknum polisi. Wajah pria tersebut berulang kali ditampar. Pria tersebut tak bisa melawan dan langsung terkapar di jalan.

Kemudian pria yang belum diketahui identitasnya itu mencoba melawan, namun oknum polisi tadi kembali memukuli wajahnya. Tak hanya itu, polisi tersebut juga menginjak kepala pria itu. Seorang polisi lainnya mencoba melerai perkelahian itu.


Selanjutnya seorang wanita dan suaminya mendatangi pria tersebut. Ibu tersebut mengatakan pria yang dihajar polisi tadi merupakan anaknya. Dia mencoba melindungi agar anaknya tak kembali dipukuli.

"Kok, kau pukuli anakku ini," ujar wanita berhijab itu menangis sambil memeluk anaknya yang terkapar.

Sejumlah warga yang melihat kejadian itu lantas berusaha menolong. Pria yang dipukuli tadi kemudian dibawa ke rumah sakit terdekat untuk berobat.

Terpisah, Kapolresta Deliserdang Kombes Yemi Mandagi saat dikonfirmasi CNNIndonesia.com membenarkan insiden itu terjadi di wilayah Deliserdang. Dia meminta maaf atas terjadinya peristiwa tersebut.

"Benar, kejadiannya di simpang Jalan Cemara Deliserdang pada Rabu 13 Oktober. Saya sebagai pimpinannya memohon maaf kepada korban keluarga korban dan masyarakat. Kami berjanji tidak akan terulang kembali," ucapnya.

(fnr/ain)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK