Evakuasi Jalan Kintamani usai Gempa Bali Terhambat Hujan

CNN Indonesia
Sabtu, 16 Oct 2021 12:18 WIB
Jalan menuju Kintamani masih tertutup longsor karena proses evakuasi usai gempa mengguncang Bali pada Sabtu (16/10) masih terhambat hujan sejak pagi. Ilustrasi dampak gempa Bali. (Arsip Istimewa)
Jakarta, CNN Indonesia --

Jalan menuju Kintamani masih tertutup longsor karena proses evakuasi usai gempa bumi berkekuatan 4,8 magnitudo mengguncang Bali pada Sabtu (16/10) masih terhambat hujan sejak pagi.

"Kalau korban semua sudah dievakuasi. Ini untuk evakuasi sisa longsoran di jalan yang menuju ke Kintamani yang terhambat," kata Kepala Seksi Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bangli, Agus Sutapan, kepada CNN Indonesia TV.

Agus mengatakan bahwa evakuasi jalan ini harus dilakukan karena jalur dari arah Trunyan ke Kintamani merupakan satu-satunya akses yang mereka miliki. Jika pun ada akses lain, jalurnya sangat jauh dan memutar, yakni melalui jalur Danau Batur.


"Terhambat jalan juga karena memang satu-satunya jalan ya itu, yang tertimbun longsor," kata dia.

Dalam kesempatan itu, Agus juga menjelaskan alat berat memang telah diterjunkan untuk menyisir sisa-sisa longsor, terutama yang berukuran besar.Namun, alat berat itu harus menyisir jalanan dari arah Bukit Abangan yang memang menjadi titik terberat lokasi longsoran.

"Di sana material cukup besar, tidak hanya pasir dan kerikil. Baru nanti dari ruas jalan udah bersih, yang di rumah akan kami tangani juga," kata dia.

Sementara itu, seluruh korban, baik yang luka-luka maupun meninggal dunia, telah dibawa ke rumah sakit terdekat di wilayah itu.

"Sudah dibawa ke rumah sakit semua," katanya.

(tst/has)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA
TERPOPULER