Dua Preman Penganiaya Ibu di Percut Sei Tuan Serahkan Diri

CNN Indonesia
Minggu, 17 Oct 2021 15:52 WIB
Sempat ada anggota polisi yang meninggal dunia akibat kecelakaan saat mencari keberadaan dua buronan tersebut. Ilustrasi buronan ditangkap. (Keith Allison/Pixabay)
Jakarta, CNN Indonesia --

Dua preman yang menganiaya pedagang wanita di Pasar Gambir, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, menyerahkan diri ke Polda Sumatera utara. Mereka buron sejak beberapa hari yang lalu.

"Kedua preman itu DD dan FR berstatus buronan yang diburu tim gabungan Polda Sumut dan Polrestabes Medan," kata Kasat Reskrim Polrestabes Medan Kompol Rafles Marpaung mengutip Antara.

Mereka lalu dibawa ke Polrestabes Medan untuk menjalani pemeriksaan.


"Saat ini Polrestabes Medan masih melakukan pemeriksaan terhadap kedua preman yang menjadi viral pemukulan pedagang di Pajak Gambir," sambungnya.

Kasus bermula ketika seorang wanita berinisial Liti Wari Iman Gea menuliskan pengalamannya di media sosial.Dia mengaku dimintai pungutan liar di Pasar Gambir.

Ketika tidak memberi uang, pedagang itu justru dianiaya.Semakin pelik ketika Liti Wari Iman Gea mendapat surat pemanggilan untuk diperiksa sebagai tersangka.

Padahal, dalam kasus tersebut dia korban dan sempat dirawat. Mabes Polri lalu turun tangan menyikapi kasus tersebut.

Kapolsek Percut Sei Tuan AKP Janpiter Napitupulu dan Kanit Reskrim Polsek Pecut Sei Tuan Iptu Membela Karo Karo resmi dicopot dari jabatannya.

"Kapolsek Percut Sei Tuan saat ini sudah dimutasikan. Hal tersebut tertuang dalam surat telegram Kapolda, yang bersangkutan dimutasikan sebagai perwira Yanma Polda Sumut," ujar kata Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabagpenum) Polri Kombes Ahmad Ramadhan kepada wartawan, Kamis (14/10).

(fnr/Antara/bmw/bmw)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA
TERPOPULER