PON Usai, Relawan Satgas Prokes Diminta Tetap Edukasi Covid

BNPB | CNN Indonesia
Senin, 18 Oct 2021 09:00 WIB
Meski PON XX sudah berakhir, namun tak berarti tugas para relawan Satgas Prokes untuk memberi edukasi dan sosialisasi terkait Covid-19 harus berhenti. Ilustrasi pembagian masker oleh relawan Satgas Prokes pada helatan PON XX Papua beberapa waktu lalu. (Foto: BNPB)
Jakarta, CNN Indonesia --

Pada hajatan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua, Sub Satuan Tugas Protokol Kesehatan (Satgas Prokes) Kabupaten Mimika menggandeng berbagai relawan dari komunitas dan organisasi masyarakat yang ada di Kabupaten Mimika.

Tujuannya, membantu program pemerintah dalam penyelenggaraan PON yang lancar dan meminimalisir penyebaran Covid-19. Koordinator Bidang Relawan Satgas Prokes Kabupaten Mimika Ananda Karunia menyatakan, relawan dapat dikatakan sebagai kepanjangan tangan pemerintah dalam upaya mengurangi laju kasus Covid-19.

Ananda menyebut, kinerja para relawan Subsatgas Prokes Kabupaten Mimika selama bertugas pada 26 September sampai 14 Oktober tercatat sangat baik.


"Kinerjanya luar biasa, dampaknya sangat terlihat pada masyarakat, dapat dibuktikan dengan setiap kita melalui setiap sudut jalan di Mimika akan terlihat masyarakat yang memakai masker yang telah kita diberikan," ucap Nando saat pemberian penghargaan kepada seluruh pihak yang terlibat dalam Subsatgas Prokes di Mimika, Jumat (15/10) .

Pada kesempatan yang sama, Kasubsatgas Kabupaten Mimika Asep Supriatna mengungkapkan BNPB/Satgas Covid-19 Nasional memberikan apresiasi dan penghargaan kepada seluruh pihak yang berkontribusi dalam Subsatgas PON.

Dia berpesan, meski PON sudah berakhir, namun tak berarti tugas edukasi dan sosialisasi terkait Covid-19 harus berhenti. Asep berharap, para relawan terus mengajak setidaknya orang terdekat untuk tetap taat menjalankan prokes.

"Diharapkan ke depannya tetap bersemangat untuk mengedukasi dan sosialisasi masyarakat terkait penanganan Covid dan bersedia menjadi komponen penanggulangan bencana khususnya ketika terjadi bencana di Kabupaten Mimika," imbuhnya.

Sebagai informasi, para relawan setiap harinya dibekali dengan vitamin, sarung tangan dan sanitizer guna menjaga kesehatan dan kebersihan diri, selain itu telah dilakukan swab antigen kepada seluruh personil yang terlibat dan hasilnya semua negatif. Adapun mereka diharuskan telah menerima vaksin dosis pertama.

Terdapat sepuluh organisasi relawan yang bergabung dengan Subsatgas Prokes Kab. Mimika, yaitu Palang Merah Indonesia (PMI), Organisasi Radio Amatir Indonesia (Orari), Badan Amil Zakat Nasional Tanggap Bencana (BAZNAS), Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC), Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim Nahdatul Ulama (LPBI NU), Pramuka, Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI), Pramuka, Squad Penanggulangan Bencana Indonesia (PBI), Senkom Mitra Polri dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

(rea/rea)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA
TERPOPULER