Pemerintah Ajak Masyarakat Jaga Kinerja Positif saat Pandemi

KPC PEN | CNN Indonesia
Jumat, 22 Oct 2021 13:49 WIB
Pemerintah mengajak masyarakat berkontribusi dengan terus menerapkan protokol kesehatan dan bergotong-royong menangani pandemi Covid-19. Pemerintah mengajak masyarakat berkontribusi dengan terus menerapkan protokol kesehatan dan bergotong-royong menangani pandemi Covid-19. (Ilustrasi Foto: CNN Indonesia/Safir Makki)
Jakarta, CNN Indonesia --

Pandemi Covid-19 yang menjadi tantangan utama bagi bangsa Indonesia sepanjang hampir 2 tahun terakhir, kini mulai tertangani dengan baik.

Meski demikian, pemerintah tetap mengajak masyarakat tetap waspada dan disiplin untuk menjaga kinerja positif tersebut.

Penanganan pandemi Covid-19 yang terus membaik sejalan dengan kinerja dan pemerintahan Jokowi-Ma'ruf yang telah berhasil memimpin bangsa Indonesia untuk tetap tangguh dan tumbuh di tengah tantangan global.


Pemerintah telah mengambil berbagai kebijakan strategis mulai dari sisi kesehatan hingga ekonomi yang selalu mengedepankan rakyat.

Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate mengatakan hampir 2 tahun pandemi Covid-19 menerpa dunia, namun hal itu tidak membuat pemerintahan Jokowi-Ma'ruf surut langkah.

"Hantaman pandemi justru menjadi momentum Indonesia menunjukkan ketangguhan dan kemampuannya untuk melompat cepat menuju kemajuan," ujar Johnny, Kamis (21/10).

Johnny menyebut berbagai capaian itu tertuang dalam Buku Capaian Kinerja 2021 'Indonesia Tangguh Indonesia Tumbuh 2021' yang diterbitkan pemerintah. Buku ini dapat diakses masyarakat sejak Rabu (20/10), pukul 00.00 WIB

"Pandemi menciptakan sejumlah perilaku baru dalam berbagai aktivitas. Perilaku baru ini melahirkan berbagai lompatan dan percepatan di berbagai sektor. Lompatan dan percepatan di masa krisis menjadi bukti ketangguhan kolektif setiap individu dan bangsa," katanya.

Menkominfo menyampaikan salah satu bentuk lompatan itu bisa dilihat dari kesigapan pemerintah dalam menangani lonjakan kasus Covid-19 gelombang kedua, percepatan upaya 3T dengan aplikasi PeduliLindungi, peningkatan laju vaksinasi, hingga upaya menggenjot pengembangan Vaksin Merah Putih untuk mewujudkan swadaya vaksin.

Sementara itu, di sektor ekonomi pemerintah berhasil melewati ancaman resesi dengan kebijakan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN), melalui bansos kepada masyarakat miskin dan insentif untuk pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).

"Kebijakan Kartu Prakerja juga menjadi penolong dan menahan lajunya angka pengangguran," tuturnya.

Johnny juga memastikan, kondisi krisis Covid-19 juga tidak menyurutkan reformasi birokrasi dan deregulasi. Begitu juga konsolidasi riset terus dilakukan untuk memastikan terciptanya talenta unggul dan berkontribusi pada pembangunan bangsa.

Menurutnya, capaian kinerja ini juga memuat kemajuan pembangunan di seluruh wilayah Indonesia.

Di Papua misalnya, pembangunan dilakukan dalam bidang SDM, infrastruktur, transformasi ekonomi, deregulasi dan reformasi birokrasi, serta kesuksesan penyelenggaraan PON XX yang baru selesai.

"Seluruh capaian kinerja ini tidak bisa dilepaskan dari partisipasi aktif dan dukungan masyarakat. Oleh karena itu, masyarakat diharapkan dapat terus berkontribusi dalam menjaga capaian ini dengan terus menerapkan protokol kesehatan dan mengedepankan prinsip gotong-royong dalam upaya penanganan pandemi," ujar Johnny.

(fef/fef)
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA
TERPOPULER