Anjing yang Viral Diduga Disiksa Pol PP di Aceh Singkil Mati

CNN Indonesia
Sabtu, 23 Oct 2021 14:43 WIB
Kepala Satpol PP Aceh Singkil Ahmad Yani, membantah matinya anjing tersebut akibat perlakuan anggotanya. Ilustrasi anjing. (JanDix/Pixabay)
Jakarta, CNN Indonesia --

Video seekor anjing yang disiksa oleh petugas Satpol PP dan WH Kabupaten Aceh Singkil di lokasi wisata Pulau Banyak viral di media sosial.

Dalam video itu segerombolan petugas Satpol PP menghalau anjing berwarna hitam menggunakan kayu. Bahkan terlihat juga seorang petugas memukulnya dengan kayu tersebut.

[Gambas:Instagram]


Akibatnya anjing malang itu disebut mati. Kepala Satpol PP Aceh Singkil Ahmad Yani, membantah matinya anjing tersebut akibat perlakuan anggotanya. Ia menduga anjing tersebut mati karena stres saat mau diangkut oleh petugas, dan direlokasi ke tempat lain.

"Bisa divisum, ada gak tanda kekerasan, jadi yang pegang kayu itu bukan untuk menyakiti tapi menjaga diri agar tidak di gigit," kata Ahmad Yani saat dikonfirmasi, Sabtu (23/10).

Ia menjelaskan keberadaan anjing tersebut berada di Pulau Panjang, Kecamatan Pulau Banyak. Lokasi wisata itu menjadi tempat yang paling ramai dikunjungi wisatawan baik lokal hingga mancanegara.

Dari laporan Camat Pulau Banyak dan warga sekitar, keberadaan anjing tersebut kerap mengganggu wisatawan saat berada di Pulau Panjang dengan cara mengejar dan menimbulkan keresahan.

"Laporan dari warga di sana juga camat, jadi keberadaan anjing itu sering mengganggu wisatawan yang sedang berlibur di sana," katanya.

Pihaknya mengamankan anjing itu tidak bermaksud untuk melukai. Namun, hanya untuk memindahkannya ke tempat lain agar wisatawan tidak lagi diganggu.

Rencana anjing tersebut akan diambil oleh pemiliknya pada hari Minggu besok. Namun, saat di perjalanan menuju ibu kota Kabupaten Aceh Singkil, anjing tersebut mati.

"Maksudnya kita selamatkan anjing itu kita pindahkan. Lalu di bawa ke Singkil. Hari Minggu rencananya di ambil pemilik," ujarnya.

Seorang pelaku wisata di Pulau Banyak mengaku, sudah pernah menyurati resort yang memelihara anjing itu. Mereka meminta agar tidak memelihara anjing di tempat tersebut karena mengganggu wisatawan yang berkunjung.

"Bahkan ada wisatawan yang baru datang di kejar anjing lalu lari dan jatuh ke laut semua barangnya, bahkan ada juga gara gara dikejar anjing hpnya jatuh ke laut. Jadi hal seperti ini sangat meresahkan," kata seorang pelaku wisata di Pulau Banyak yang enggan disebut namanya kepada CNNIndonesia.

(dra/ain)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA
TERPOPULER