Waspada Hujan Lebat Potensi Banjir di Sejumlah Provinsi

CNN Indonesia
Sabtu, 23 Oct 2021 08:47 WIB
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan beberapa wilayah Indonesia mengalami hujan lebat berpotensi banjir. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan beberapa wilayah Indonesia mengalami hujan lebat berpotensi banjir. (Foto: Istockphoto/Illusory reality)
Jakarta, CNN Indonesia --

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKGmemperkirakan sejumlah wilayah di Indonesia, terutama di Pulau Sumatera, Jawa, dan Kalimantan akan mengalami hujan lebat yang dapat disertai angin kencang dan kilat pada Sabtu (23/10).

Berdasarkan prakiraan BMKG, hujan lebat disertai angin kencang dan kilat berpeluang terjadi di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau, Bengkulu, Jambi, Sumatera Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, dan Lampung.

Situasi serupa juga diperkirakan terjadi di wilayah Provinsi Banten, Jawa Barat, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Sulawesi Utara, dan Sulawesi Tengah.


Oleh sebab itu, BMKG turut menyampaikan peringatan mengenai potensi bencana banjir di sejumlah kawasan itu, terutama Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau, Jambi, Bengkulu, Sumatera Selatan, Kepulauan Bangka Belitung.

Dua kawasan di Kalimantan, yakni Kalimantan Utara, dan Kalimantan Barat juga berpotensi banjir akibat hujan lebat.

Sementara itu, beberapa kawasan seperti Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Selatan, Gorontalo, Sulawesi Barat, Maluku Utara, Maluku, Papua Barat, dan Papua diprakirakan mengalami hujan dengan lebih ringan.

Di DKI Jakarta, hujan intensitas ringan diperkirakan terjadi di Jakarta Selatan dan Jakarta Timur pada siang hari.

Menurut BMKG, peningkatan potensi hujan di sejumlah wilayah provinsi terjadi akibat sirkulasi siklonik di Teluk Thailand, Kepulauan Bangka Belitung, dan Samudera Pasifik utara Halmahera yang membentuk daerah pertemuan dan perlambatan angin atau konvergensi.

Daerah konvergensi terpantau memanjang dari Selat Malaka hingga perairan timur Riau, Samudra Hindia barat Banten, perairan utara Papua, dan Papua.

Keberadaan daerah konvergensi meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sekitar wilayah sirkulasi siklonik dan di sepanjang daerah konvergensi.

(chri/chri)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA
TERPOPULER