Kecelakaan Transjakarta Renggut Nyawa, Bus Terseret 15 Meter

CNN Indonesia
Senin, 25 Oct 2021 13:46 WIB
Polisi menyebut bus Transjakarta yang ditabrak dari belakang terseret sekitar 15 meter. Diduga tidak ada upaya pengereman saat insiden terjadi. Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo. (CNN Indonesia/Andry Novelino)
Jakarta, CNN Indonesia --

Ditlantas Polda Metro Jaya menyelidiki penyebab kecelakaan dua bus Transjakarta di Jalan MT Haryono yang mengakibatkan dua orang meninggal dunia dan 37 orang lainnya terluka.

"Kami masih terus laksanakan penyelidikan karena di TKP kendaraan yang ditabrak dari belakang terseret cukup jauh kurang lebih 15 meter dan kelihatannya enggak ada upaya pengereman," kata Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo kepada wartawan, Senin (25/10).

Disampaikan Sambodo, kecelakaan itu terjadi saat bus Transjakarta sedang berhenti untuk menaikkan dan menurunkan penumpang. Lalu, bus Transjakarta yang ada di belakangnya menabrak bus tersebut.


Sambodo menyebut pihaknya bakal menyelidiki apakah ada human error yang menyebabkan kecelakaan ini atau ada faktor lain.

"Kami akan lihat apa ini human error artinya bisa saja sopir ngantuk atau melamun tak konsentrasi dan sebagainya. Atau bisa jadi ini vehicles error artinya kerusakan pada rem, misal rem tak fungsi blong dan sebagainya. Kami akan panggil ahli atau teknisi yang sesuai dengan jenis kendaraan ini," tuturnya.

Lebih lanjut, Sambodo juga menyampaikan bahwa pihaknya bakal mendalami apakah ada unsur pidana dalam peristiwa kecelakaan ini.

"Nanti kami lihat apakah dia pasal 310 KUHP karena kelalaian atau Pasal 311 KUHP karena kesengajaan, jelas salah satu korban meninggal adalah sopir dari kendaraan yang menabrak dari belakang," ucap Sambodo.

PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) menunggu investigasi kepolisian atas kecelakaan ini.

"Saat ini Transjakarta tengah menunggu proses investigasi pihak berwajib. Dalam hal ini, Transjakarta siap support membantu kelancaran pada setiap proses investigasi yang dilakukan secara kooperatif," kata Direktur Operasional PT Transjakarta, Prasetia Budi dalam keterangan tertulis.

Budi mengatakan pihaknya siap melakukan pendampingan maksimal bagi para pelanggan yang menjadi korban insiden tabrakan bus tersebut

Petugas Transjakarta langsung dikerahkan ke lokasi kejadian. Selain itu pihaknya juga ikut menurunkan armada Transjakarta Care untuk membawa korban menuju ke rumah sakit terdekat.

"Dalam proses penanganan di lapangan, kami berkoordinasi langsung dengan pihak Polda Metro Jaya. Petugas kami terus mendampingi korban, baik dari proses evakuasi hingga penanganan di rumah sakit dan memastikan mereka mendapatkan pelayanan terbaik," ujarnya.

Ia menyatakan saat ini seluruh korban sudah dibawa ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan pertolongan lebih lanjut.

Sementara itu, kedua armada mengalami kerusakan berat seperti kaca depan pecah, body depan dan belakang bus yang hancur dan kaca samping bus yang pecah.

"Kedua armada sudah diamankan dari lokasi. Jalur juga sudah langsung dibersihkan oleh petugas kami sehingga sudah bisa dilintasi armada bus dan sudah bisa melayani pelanggan secara normal kembali," katanya.

"Saya mewakili seluruh manajemen dan keluarga besar PT Transjakarta mengucapkan rasa belasungkawa sebesar-besarnya dan mendoakan agar para korban bisa lekas pulih serta diberi ketabahan untuk keluarga korban yang meninggal," ujarnya.

Dua bus Transjakarta mengalami kecelakaan di Jalan MT Haryono, Jakarta Timur pada Senin (25/10) pagi. Akibat peristiwa ini, dua orang meninggal dunia, yakni sopir dan penumpang.

Sedangkan 37 orang lainnya mengalami luka mulai dari ringan hingga berat. Korban luka tengah mendapatkan perawatan medis.

(yoa/dis/wis)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA
TERPOPULER