DPR Minta Pemerintah Respons Serius Kabar RSUD Penuh Pasien Pneumonia

CNN Indonesia
Kamis, 28 Oct 2021 14:58 WIB
Komisi Kesehatan DPR RI meminta pemerintah tak anggap remeh kabar soal penuhnya pasien anak mengidap pneumonia di salah satu RSUD di Jakarta. Ilustrasi suasana di RSUD di Jakarta. (Foto: CNN Indonesia/Adi Maulana)
Jakarta, CNN Indonesia --

Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Melki Lana Lena meminta pemerintah segera merespons kabar yang menyatakan ruang perawatan anak yang mengidap pneumonia di salah satu RSUD di Jakarta penuh.

Melki mengingatkan pemerintah tidak boleh mengabaikan kabar tersebut, lantaran temuan ini berpotensi menjadi pintu masuk gelombang ketiga penyebaran virus corona (Covid-19) di Indonesia.

"Gejala yang muncul di masyarakat apalagi indikasi ada RSUD di Jakarta penuh pasien pneumonia harus disikapi serius untuk dilakukan penelitian mendalam dan menyeluruh," kata Melki saat dihubungi, Kamis (28/10).


Politikus Partai Golkar itu mengatakan langkah serius perlu dilakukan untuk mendapatkan gambaran jelas tentang apa yang terjadi.

"Sehingga kebijakan yang tepat bisa diambil pemerintah dalam mengendalikan pandemi, melibatkan partisipasi aktif masyarakat dan para tokoh masyarakat di pusat dan daerah," tuturnya.

Dalam kesempatan itu, Melki juga mengingatkan bahwa sampai saat ini pandemi Covid-19 belum usai. Terlebih, masih ada potensi Indonesia bakal terkena gelombang ketiga penyebaran Covid.

"Pandemi belum usai dan potensi gelombang ketiga masih bisa terjadi kalau kita tidak melakukan pencegahan yang serius dan sistematis dalam berbagai lini kehidupan," tuturnya.

Kabar soal penuhnya salah satu RSUD di Jakarta oleh pasien anak mengidap pneumonia diunggah satu akun Twitter. Akun itu menjelaskan, kondisi tersebut terjadi di rumah sakit tempatnya bekerja.

Penyakit pneumonia merupakan radang paru yang diakibatkan bakteri, virus dan jamur yang ada di mana-mana, sehingga menyebabkan demam, pilek, batuk, sesak napas.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria merespons kabar tersebut dengan menyatakan keterisian ruang perawatan pasien anak dengan pneumonia secara keseluruhan di Jakarta masih dalam keadaan normal.

"Berawal dari seorang dokter yang menyampaikan melalui Twitter ya, kami Dinkes sudah mengecek datanya, jawaban dari Dinkes yang kami terima itu masih batas wajar ya, normal tidak ada peningkatan sebagaimana yang disampaikan," kata Riza di Balai Kota Jakarta, Selasa (26/10).

Namun Riza menyebut tak menutup kemungkinan apabila di RSUD tersebut banyak menangani pasien anak dengan pneumonia.

"Mungkin kebetulan di rumah sakit tersebut ada peningkatan, tetapi secara umum di Jakarta tidak ada peningkatan masih normal dan wajar," ujarnya.

(dmi/wis)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA
TERPOPULER