Polisi Bantah OPM Bakar Perusahaan Kayu di Papua Barat

CNN Indonesia
Jumat, 03 Dec 2021 00:50 WIB
Polisi menyatakan pembakaran kantor PT Bangun Kayu Irian di Maybrat, Papua Barat kemarin, Selasa (1/12), dilakukan oleh seorang karyawan yang kecewa dipecat. Polisi membantah pembakaran kantor PT Bangun Kayu Irian di Kabupaten Maybrat, Papua Barat kemarin, Selasa (1/12), dilakukan oleh KKB alias OPM. Ilustrasi (iStock/clu)
Jakarta, CNN Indonesia --

Polisi membantah pembakaran kompleks perusahaan PT Bangun Kayu Irian di Kabupaten Maybrat, Papua Barat kemarin, Selasa (1/12) dilakukan oleh kelompok kriminal bersenjata (KKB) alias OPM.

Tentara Pembebasan Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) sebelumnya mengklaim aksi pembakaran itu dilakukan pihaknya sebagai bentuk penolakan pembangunan di Papua.

"Dari hasil keterangan yang diperoleh oleh Kapolres Sorong Selatan itu tidak benar. Jadi kelompok itu (OPM) datang setelah dilakukan pembakaran," kata Kabid Humas Polda Papua Barat Kombes Adam Erwindi saat dikonfirmasi, Kamis (2/12).


Adam menyatakan pembakaran dilakukan oleh salah seorang karyawan perusahaan berinisial LK yang merasa kesal lantaran diberhentikan. Pihaknya sudah memeriksa salah seorang pemilik perusahaan tersebut.

"Karena sakit hati diberhentikan dari perusahaan tersebut. Sehingga tersangka LK melakukan pemalangan sejak tanggal 28 November di perusahaan tersebut. Tanggal 1 Desember melakukan pembakaran camp tersebut," ujarnya.

Lebih lanjut, Adam mengatakan pihaknya masih memburu LK. Ia memastikan KKB tak memiliki andil dalam insiden kebakaran di wilayah Sorong tersebut.

"Polres Sorong Selatan di-backup oleh TNI di sana sedang menuju TKP untuk olah TKP. Nanti bila ada perkembangan lebih lanjut akan kami informasikan," katanya.

Sebelumnya, Juru Bicara TPNPB-OPM, Sebby Sambom menyatakan pihaknya bertanggung jawab atas pembakaran PT Bangun Kayu Irian. OPM menuding  perusahaan tersebut dimiliki seorang prajurit TNI.

"Segala bentuk pembangunan di tanah Papua kami tolak dan kami akan lakukan tindakan sama seperti ini," kata Sebby.

Sebby mengklaim pihaknya berhasil membakar kantor PT Bangun Kayu Irian, delapan rumah, satu unit ekskavator, dan beberapa kendaraan ataupun alat berat lainnya.

Sebby pun mengirimkan sebuah video yang berisi enam orang Papua. Mereka memegang bendera bintang kejora dan senjata berdiri di dekat lokasi kebakaran.

"Hari ini kami TPNPB yang melakukan pembakaran," ujarnya.

(mjo/fra)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA
TERPOPULER