3 Anak Kasus Luwu Timur Dicek Psikologi Forensik, Hasil Keluar Sepekan

CNN Indonesia
Kamis, 02 Des 2021 01:42 WIB
Tiga anak terduga korban pencabulan ayahnya di Luwu Timur, Sulsel, sedang menjalani tes psikologi forensik. Ilustrasi korban kekerasan. (Foto: Istockphoto/funky-data)
Jakarta, CNN Indonesia --

Tiga anak yang diduga sebagai korban pencabulan oleh ayahnya di Luwu Timur, Sulawesi Selatan, tengah menjalani pemeriksaan psikologi forensik dengan hasil sekitar sepekan.

"Sudah dan sedang dalam pemeriksaan psikologi forensik," kata Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabagpenum) Polri Kombes Ahmad Ramadhan saat dikonfirmasi, Rabu (1/12).

Namun demikian, penyidik masih menunggu hasil analisis dari proses pemeriksaan yang dilakukan oleh tim psikologi forensik tersebut.


"Itu membutuhkan waktu yang tidak [sebentar] sebenarnya. Minimal satu minggu terhadap ketiga anak yang diduga mendapatkan kasus pencabulan tersebut," jelasnya.

Senada, advokat publik dari Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Makassar Azis Dumpa mengatakan ketiga korban masih menjalani pemeriksaan, termasuk pemeriksaan psikologi forensik.

"Masih sementara berproses," kata dia, Rabu (1/12).

Pemeriksaan ini, kata dia, membutuhkan waktu yang cukup lama sehingga pihaknya meminta pihak kepolisian untuk memperhatikan kondisi fisik dan kejiwaan ketiga korban tersebut.

"Karena proses pemeriksaan anak membutuhkan waktu yang panjang. Sehingga harusnya menyesuaikan dengan kesiapan anak, baik mental dan fisiknya," jelasnya.

Sebelumnya, Azis Dumpa membenarkan jika pihaknya telah menerima surat pemanggilan untuk pemeriksaan terhadap ketiga korban dugaan kekerasan seksual.

"Iya ini yang pertama kali korban diperiksa psikologi forensik," lanjut dia.

Sebagai informasi, kasus dugaan pencabulan ini sempat ditutup pada 2019. Usai viral dan berpolemik pada Oktober seiring menjamurnya tagar #PercumaLaporPolisi, kasus ini diselidiki kembali.

(mjo/mir/arh)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA
TERPOPULER