Anggaran Kunker Luar Negeri DPRD DKI Naik 2 Kali Lipat Jadi Rp45 M

CNN Indonesia
Senin, 10 Jan 2022 09:13 WIB
Anggota DPRD DKI Jakarta menikmati kenaikan anggaran untuk sejumlah pos, salah satunya untuk kunjungan ke luar negeri yang nilainya tahun ini tembus Rp45 miliar. Alokasi untuk anggota DPRD DKI Jakarta mengalami kenaikan drastis di sejumlah pos pada tahun 2022. (CNN Indonesia/Safir Makki)
Jakarta, CNN Indonesia --

Anggaran kunjungan kerja (kunker) luar negeri DPRD DKI Jakarta tercatat naik dua kali lipat menjadi Rp45,1 Miliar dalam Raperda APBD hasil evaluasi Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) tahun 2022.

Alokasi tersebut naik jauh dari anggaran dalam Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) yang hanya sebesar Rp22,55 miliar.

Anggaran belanja puluhan miliar tersebut masuk ke dalam pos anggaran Sekretariat DPRD. Nantinya, dana itu bakal digunakan dalam program penyerapan dan penghimpunan aspirasi masyarakat dengan kegiatan kunjungan kerja dalam daerah.


Dokumen KUA-PPAS 2022 yang tersedia dalam situs resmi Badan Perencanaan Pembangunan Daerah DKI Jakarta mencatat alokasi anggaran kegiatan kunjungan kerja dalam daerah mencapai Rp99,33 miliar.

Dari total keseluruhan anggaran tersebut, pagu anggaran yang disiapkan untuk 106 anggota dewan plesiran ke luar negeri sebesar Rp22,55 miliar. Rinciannya, untuk kerja luar negeri komisi-komisi sebesar Rp21,59 miliar dan kunjungan kerja sister city sebesar Rp956,42 juta.

Namun angka itu melejit dua kali lipat setelah evaluasi Kemendagri. Dalam dokumen Raperda APBD 2022 yang dilihat CNNIndonesia.com, Minggu (9/1), alokasi anggaran kunjungan luar negeri justru menjadi Rp45,1 miliar.

Rinciannya adalah anggaran kunjungan kerja luar negeri komisi-komisi sebesar Rp43,18 miliar dan kunjungan kerja sister city sebesar Rp1,9 miliar.

Dalam dokumen tersebut, diketahui seluruh jatah orang dan biaya perjalanan ke luar negeri ini naik dua kali lipat. Untuk biaya uang harian perjalanan dinas luar daerah misalnya, dari jumlah penerima sebanyak 1.076 orang di KUA-PPAS menjadi 2.152 di Raperda APBD 2022.

Selain itu, yang membuat anggaran membengkak ialah kenaikan jumlah tiket pesawat yang ditanggung pemerintah. Dari sebelumnya sebanyak 338 orang dengan anggaran sebesar Rp13,5 miliar menjadi 676 orang dengan anggaran mencapai Rp27 miliar.

Dikonfirmasi terpisah, Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta M Taufik, mengklaim nominal anggaran tersebut sudah disepakati bersama Pemprov DKI Jakarta dalam rapat badan anggaran.

Ihwal kenaikan anggaran, kata dia, karena frekuensi perjalanan dinas mengalami penambahan.

"Iya, pasti itu ada frekuensinya ditambah 2 kali," ujar politisi Gerindra tersebut, Dikutip dari detik.com, Minggu (9/1).

(tfk/wis)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA
TERPOPULER