Wapres Targetkan Huntara Warga Erupsi Semeru Jadi Sebelum Lebaran

Tim | CNN Indonesia
Sabtu, 15 Jan 2022 04:38 WIB
Wakil Presiden Ma'ruf Amin menargetkan hunian sementara (Huntara) warga terdampak bencana erupsi Gunung Semeru rampung sebelum lebaran 2022. Wakil Presiden Ma'ruf Amin menargetkan hunian sementara (Huntara) warga terdampak bencana erupsi Gunung Semeru rampung sebelum lebaran 2022. (Foto: Antara Foto/Kornelis Kaha)
Jakarta, CNN Indonesia --

Wakil Presiden Ma'ruf Amin menargetkan hunian sementara atau Huntara bagi warga terdampak bencana erupsi Gunung Semeru siap digunakan sebelum lebaran atau Hari Raya Idulfitri 2022.

Hal itu ia sampaikan ketika berkunjung ke Desa Sumber Mujur, Candipuro, Lumajang, Provinsi Jawa Timur, Jumat (14/1).

"Tentu, permintaan saya itu secepatnya, sesuai permintaan para pengungsi. Mereka supaya bisa menempati diperkirakan saat Hari Raya Idulfitri," kata Ma'ruf dalam video yang diterbitkan Setwapres, Jumat (14/1).


"Insya Allah sedikit bersabar, enggak lama lagi. Lebaran nanti sudah bisa menempati."

Ma'ruf memperkirakan proses pembangunan Huntara itu memakan waktu satu bulan. Lalu, bertahap akan dilanjutkan dengan pembangunan hunian tetap atau Huntap bagi masyarakat terdampak erupsi di tempat yang sama.

"Kemudian akan dilanjutkan dengan hunian tetap, duduk di tempat yang di situ juga. Jadi nanti tidak pindah-pindah," katanya.

Mustasyar PBNU itu menjanjikan bahwa kondisi Huntara akan lebih baik dari kondisi di pengungsian. Sementara itu, Huntap tentunya akan lebih baik dari Huntara.

"Jadi malah dapat dua tempat itu. Yang [hunian] tetap lebih baik dari yang sementara, tapi yang sementara sudah cukup baik juga," kata dia.

Di tempat yang sama, Bupati Lumajang Thoriqul Haq turut menargetkan pembangunan huntara bagi masyarakat terdampak erupsi diutamakan dalam waktu satu bulan.

Ia juga memprioritaskan pembangunan Huntara akan diutamakan bagi keluarga yang memiliki balita, anak-anak dan orang lanjut usia (lansia).

"Huntara ini, saya laporkan Pak Wapres, dibantu semua relawan dan NGO yang nanti membangunnya bersama-sama, tidak satu per satu," kata Thoriqul.



(rzr/chri)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA
TERPOPULER