6 Gempa Susulan Guncang Sumur Banten, Banyak Wisatawan Batal Datang

CNN Indonesia
Sabtu, 15 Jan 2022 12:26 WIB
Hingga Sabtu (15/1) siang, sudah terjadi enam kali gempa bumi di Sumur, Banten, dan membuat wisatawan banyak batal berkunjung. Ilustrasi gempa. Hingga Sabtu (15/1) siang, sudah terjadi enam kali gempa bumi di Sumur, Banten, dan membuat wisatawan banyak batal berkunjung. (Istockphoto/Kickers)
Jakarta, CNN Indonesia --

Gempa susulan masih terjadi di Kecamatan Sumur, Pandeglang, Banten. Hingga Sabtu (15/1) siang, sudah terjadi enam kali gempa bumi dengan kekuatan yang beragam dan membuat banyak wisatawan batal berkunjung.

Gempa pertama terjadi pukul 03.34 WIB bermagnitudo 4,7. Kemudian pukul 04.09 WIB sebesar 2,7, berlanjut pukul 07.20 WIB dengan 3,3, pukul 07.41 WIB dengan 3,4, pukul 07.56 WIB dengan magnitudo 3, dan pukul 09.24 WIB dengan magnitudo 4.

Tak hanya Kecamatan Sumur yang diguncang gempa bumi, Kabupaten Lebak juga dilanda gempa dengan magnitudo 3,4 pada 05.59 WIB.


Menurut pemberitahuan dari BMKG Wilayah 2, lokasi gempa tersebut terletak pada 6.91 LS - 105.35 BT atau 107 kilometer barat daya Lebak dan di kedalaman 20 km.

Saat gempa terjadi, warga Cimanggu dan Sumur sempat keluar rumah dan menyelamatkan diri. Namun tak berlangsung lama, masyarakat kini sudah kembali beraktivitas kembali.

"Gempa yang terakhir sempat keluar, terus aktivitas biasa. Kalau yang di huntap (hunian tetap), yang jadi pengungsi sudah balik lagi," kata Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Sumur, Hudan Zul saat dihubungi pada Sabtu (15/1).

Hudan menyebut, berdasarkan pantauannya di sejumlah lokasi penginapan wisatawan di Sumur dan Cimanggu, vila dan homestay tidak ada yang mengalami rusak berat melainkan hanya berupa genteng jatuh dari atap.

Akibat gempa bumi yang terjadi sejak kemarin hingga saat ini, ia menyebut banyak wisatawan yang membatalkan kunjungan ke Taman Nasional Ujung Kulon (TNUK).

"(Wisatawan) kemungkinan banyak yang batal. Kayak di tempat saya saja, tadinya sudah ada sembilan orang yang pesan, sekarang membatalkan. Pas gempa, sudah ada yang masuk (vila), keluar lagi, batal," katanya.

Sebelumnya, gempa berkekuatan M 6,7 berpusat di Banten terjadi pada pukul 16.05 WIB, Jumat (14/01). Berdasarkan data yang disampaikan Sabtu (15/1) pagi, jumlah rumah rusak di Pandeglang karena gempa Banten bertambah jadi 738 unit dari sebelumnya 263 unit.

(ynd/end)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA
TERPOPULER