Relawan Jokowi Ingatkan Konsekuensi di Balik Laporan Ubedilah Badrun

CNN Indonesia
Minggu, 16 Jan 2022 17:10 WIB
Ketum Relawan Jokowi Mania (Joman), Immanuel Ebenezer mengingatkan Dosen UNJ Ubedilah Badrun, ada konsekuensi jika laporan soal Gibran dan Kaesang tak terbukti. Ketum Relawan Jokowi Mania (Joman), Immanuel Ebenezer mengingatkan Dosen UNJ Ubedilah Badrun, ada konsekuensi jika laporan soal Gibran dan Kaesang tak terbukti. Foto: CNN Indonesia/Puput Tripeni Juniman
Jakarta, CNN Indonesia --

Ketua Umum Relawan Jokowi Mania (Joman), Immanuel Ebenezer mengingatkan Dosen Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Ubedilah Badrun, konsekuensi laporan yang dilayangkan terhadap Gibran Rakabuming Raka dan Kaesang Pangarep ke KPK atas dugaan korupsi dan pencucian uang.

Noel, sapannya, mengatakan ada implikasi hukum terhadap Ubedilah jika laporannya tak terbukti.

"Kami hanya ingatkan apa yang dilakukan itu punya implikasi dan dampak hukum. Dia harus pertangggungjawabkan apa yang dilakukan," kata Noel dalam tayangan CNNIndonesia TV, dikutip Minggu (16/1).


Noel meragukan bukti yang disertakan Ubed dalam laporan ke KPK itu. Menurutnya, pelaporan itu hanya berdasarkan asumsi, bukan fakta.

'Harusnya Ubed paham hukum itu sendiri, jangan sampai berbalik ke diri sendiri. Karena ini bahaya, kalau seandainya data yang disampaikan tidak memenuhi unsur. Selama ini kita lihat apa yang disampaikan Ubed adalah asumsi dan intepretasi, bukan sebuah fakta," ucap Noel.

Pada kesempatan yang sama, Ubed mengatakan pelaporan terhadap dua anak Presiden itu merupakan tanggung jawab moralnya sebagai akademisi dan aparatur sipil negara.

Ia mengaku sudah menyertakan data-data empirik untuk memperkuat laporan itu. Ubed menyerahkan prosesnya kepada KPK.

"Jadi selebihnya itu otoritas KPK untuk menyebutkan, karena saya tidak bisa menyebutkan bukti lain, kalau perlu tambahan ya kita siapkan tambahan," katanya.

Ubedilah melaporkan Gibran dan Kaesang ke KPK atas kasus dugaan korupsi pada 10 Januari 2022. Gibran dan Kaesang dituding memiliki relasi bisnis dengan anak petinggi PT SM, induk dari PT PMH yang terlibat kasus pembakaran hutan di tahun 2015.

Atas laporan tersebut, Gibran mengaku siap mengikuti proses hukum. Ia juga menyatakan siap menjalani proses hukum jika terbukti melakukan pelanggaran.

Di sisi lain, Immanuel melaporkan Ubedillah ke Polda Metro Jaya dengan Pasal 317 KUHP tentang pengaduan fitnah.

(yoa/gil)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA
TERPOPULER