Satu Pengeroyok Anggota TNI AD Ditangkap, Pelaku Lain Diburu

CNN Indonesia
Senin, 17 Jan 2022 10:11 WIB
Polisi masih memburu pelaku lain usai menangkap satu terduga pelaku pengeroyokan terhadap anggota TNI AD berinisial S di wilayah Penjaringan, Jakarta Utara. Polisi masih memburu pelaku lain usai menangkap satu terduga pelaku pengeroyokan terhadap anggota TNI AD berinisial S di wilayah Penjaringan, Jakarta Utara. Foto: Istockphoto/stevanovicigor
Jakarta, CNN Indonesia --

Polisi masih memburu pelaku lain usai menangkap satu terduga pelaku pengeroyokan terhadap anggota TNI AD berinisial S di wilayah Penjaringan, Jakarta Utara.

Diketahui, pengeroyokan itu menyebabkan S meninggal dunia dan seorang warga sipil lainnya terluka hingga harus menjalani perawatan.

"Satu sudah di amankan dan masih dalam proses penyelidikan," kata Kapolsek Metro Penjaringan AKBP Febri Isman Jaya saat dikonfirmasi, Senin (17/1).


Kendati demikian, Febri tak mengungkapkan berapa jumlah terduga pelaku pengeroyokan yang dikejar oleh aparat kepolisian.

"Masih dalam proses pengejaran," ucap Febri.

Selain mengejar para terduga pelaku, kata Febri, pihaknya turut memeriksa sejumlah saksi untuk dimintai keterangan terkait peristiwa pengeroyokan tersebut.

"Sudah beberapa sih diperiksa, dan yang lain masih dalam proses penyelidikan," ujarnya.

Anggota TNI AD berinisial S meninggal dunia usai dikeroyok sekelompok orang di Jalan Rusun Muara Batu, Penjaringan, Jakarta Utara, Minggu (16/1) sekitar pukul 03.00 WIB.

Dalam peristiwa itu, seorang warga sipil berinisial S juga turut menjadi korban. Korban sipil saat ini masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

Diketahui, informasi soal peristiwa tersebut turut diunggah akun Instagram @forumwartawanpolri. Dalam keterangan unggahan itu, disebutkan bahwa pengeroyokan tersebut dilakukan oleh enam orang.

Masih dalam keterangan unggahan tersebut, seorang saksi menyebut bahwa peristiwa pengeroyokan bermula saat kedua korban sedang menunggu ojek online. Kemudian, tiba-tiba datang sekelompok orang dan langsung menyerang korban menggunakan senjata tajam.

(dis/gil)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA
TERPOPULER