Omicron Melonjak, Kapolri Minta Masyarakat Tak Ragu Vaksinasi

CNN Indonesia
Rabu, 19 Jan 2022 19:28 WIB
Kapolri Jenderal Listyo Sigit mengatakan warga yang telah menerima vaksinasi Covid-19 dosis dua lewat dari enam bulan wajib divaksinasi booster. Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meminta masyarakat tak ragu melakukan vaksinasi booster atau dosis ketiga di tengah lonjakan kasus virus corona (Covid-19) varian Omicron. (ANTARA FOTO/ADITYA PRADANA PUTRA)
Jakarta, CNN Indonesia --

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meminta masyarakat tak ragu melakukan vaksinasi booster atau dosis ketiga di tengah lonjakan kasus virus corona (Covid-19) varian Omicron.

"Tentunya kita harus waspada karena ini terus meningkat. Jadi dalam kesempatan ini saya sampaikan pesan kepada seluruh masyarakat, bagi yang belum vaksin tolong segera vaksinasi," kata Listyo saat menghadiri vaksinasi serentak se-Indonesia di Kalimantan Barat, Rabu (19/1).

Listyo mengatakan warga yang telah menerima dosis dua lewat dari enam bulan wajib divaksinasi booster. Menurutnya, jajaran pemerintah daerah, TNI, dan Polri telah menyiapkan gerai vaksinasi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.


"Karena memang ada kecenderungan setelah enam bulan pasti tingkat imunitas atau kekebalan akan turun. Sehingga perlu ada booster ulang untuk tingkatkan lagi," tambah dia.

Tak hanya soal vaksin, Listyo juga menekankan agar masyarakat tak mengabaikan protokol kesehatan selama berkegiatan. Salah satu yang menjadi perhatian terkait pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM).

Ia meminta agar kegiatan belajar tatap muka di sekolah itu tak melanggar aturan untuk mencegah penyebaran Covid-19.

"Karena memang di satu sisi anak-anak kita tentunya harus dapatkan pembelajaran secara langsung. Karena memang ini sangat penting bagi anak-anak kita. Sehingga tidak ada risiko learning loss dan juga risiko kemiskinan belajar atau learning poverty," ujarnya.

Jenderal bintang empat itu menyatakan percepatan vaksinasi salah satu upaya mencegah penyebaran varian Omicron. Ia menyebut saat ini sudah ditemukan banyak kasus Omicron dari transmisi lokal.

Sebagai informasi, total konfirmasi positif varian Omicron mencapai 882 kasus per hari ini. Lonjakan Omicron tersebut membuat kasus aktif ikut meningkat dan tembus 10 ribu.

Kasus aktif merupakan kasus warga yang tengah menjalani perawatan di fasilitas kesehatan maupun isolasi mandiri di rumah masing-masing.

(mjo/fra)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA
TERPOPULER