Jokowi Optimis Pandemi Covid-19 akan Terkendali Tahun Ini

CNN Indonesia
Kamis, 20 Jan 2022 11:33 WIB
Presiden Joko Widodo menyebut pandemi Covid-19 akan terkendali pada tahun ini. Dia melihat berbagai indikator perekonomian terus menunjukkan perbaikan. Presiden Joko Widodo menyebut pandemi Covid-19 akan terkendali pada tahun ini. Dia melihat berbagai indikator perekonomian terus menunjukkan perbaikan. (Biro Pers Sekretariat Presiden)
Jakarta, CNN Indonesia --

Presiden Joko Widodo menyebut pandemi Covid-19 akan terkendali pada tahun ini. Dia melihat berbagai indikator perekonomian terus menunjukkan perbaikan.

Meski demikian, Jokowi menyoroti penularan Covid-19 varian Omicron. Dia meminta seluruh pihak berhati-hati.

"Tahun 2022 akan menjadi momentum dan penangan pandemi juga semakin terkendali meskipun hati-hati masih ada varian Omicron yang harus diwaspadai," kata Jokowi dalam Pertemuan Tahunan Industri Jasa Keuangan 2022, disiarkan kanal Youtube Sekretariat Presiden, Kamis (20/1).


Jokowi juga optimistis karena tingkat vaksinasi Covid-19 yang terus meningkat. Dia mencatat 301 juta dosis vaksin telah disuntikkan per hari ini.

Mantan Wali Kota Solo itu berkata penyuntikan dosis pertama vaksin Covid-19 telah mencapai 85 persen. Target penyuntikan dosis kedua telah terpenuhi 58 persen. Di saat yang sama, pemerintah juga telah memulai penyuntikan vaksin penguat (booster).

"Penanganan pandemi yang semakin baik harus kita pakai untuk membangkitkan optimisme, memberikan keyakinan, kepercayaan yang lebih besar kepada masyarakat dan pelaku usaha untuk segera melanjutkan aktivitas ekonomi dan aktivitas-aktivitas produktif lainnya," ucapnya.

Klaim-klaim Jokowi tersebut berbeda dengan kondisi pandemi Covid-19 di Indonesia beberapa waktu belakangan. Jumlah kasus Indonesia terus merangkak naik sejak varian Omicron ditemukan di Jakarta, 16 Desember 2021.

Pada Kamis (13/1), Indonesia kembali mencatat lebih dari 1.000 kasus Covid-19 dalam sehari. Pada kemarin, kasus Covid-19 bertambah 1.745 kasus dalam 24 jam. Total kasus aktif saat ini pun mencapai 10.796 kasus.

(dhf/DAL)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA
TERPOPULER